Harli Siregar Turun Jadi Striker Hingga Cetak Gol, Kabadiklat Kejaksaan RI Satukan Jajaran Lewat Sepak Bola
![]() |
Kabadiklat Harli Siregar Cetak Gol di Laga Persahabatan, Bangun Kebersamaan Tanpa Jarak
|
JAKARTA – Di tengah padatnya tugas
sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kejaksaan RI, Dr.
Harli Siregar, SH., MH., tetap menyempatkan diri membangun kebersamaan dengan
seluruh jajaran melalui olahraga sepak bola.
Bukan sekadar bermain bola, kehadiran Kabadiklat Harli Siregar di lapangan menjadi momen untuk menyatukan pimpinan dengan seluruh unsur yang ada di Badiklat Kejaksaan RI, mulai dari pegawai hingga pekerja taman dan cleaning service.
Harli yang turun sebagai striker atau penyerang
tengah bahkan turut menyumbangkan satu gol dalam laga persahabatan bersama
Ghegarez Badiklat FC di Lapangan Badiklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta, Jumat
(18/9/2026) pagi.
Dalam laga tersebut, Ghegarez Badiklat FC terbagi
menjadi dua tim, yakni tim kaus hitam dan tim kaus putih. Harli Siregar
memperkuat tim kaus hitam yang akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor
3-2.
Suasana pertandingan berlangsung santai dan penuh
keakraban. Para pemain tampak menikmati pertandingan tanpa sekat antara
pimpinan dan bawahan.
Saat ditemui usai pertandingan, Harli mengatakan olahraga sepak bola menjadi salah satu sarana untuk membangun karakter insan Adhyaksa, khususnya jajaran Badiklat Kejaksaan RI.
“Seperti yang sudah kami sampaikan beberapa hari
yang lalu, program kita selalu bertiga, yaitu berpengetahuan, berketerampilan,
dan berkarakter. Tentu olahraga sepak bola ini salah satunya untuk menciptakan
karakter insan Adhyaksa dan jaksa, khususnya di Badiklat, yang semakin kuat,”
ujar Harli.
Menurutnya, olahraga juga penting untuk menjaga kesehatan
jasmani dan rohani. Lebih dari itu, kegiatan bersama tersebut diharapkan dapat
memupuk persatuan, rasa saling menyayangi, serta kebersamaan di antara seluruh
pegawai.
“Untuk sehat jasmani dan rohaninya. Dalam rangka
itu, selain memupuk persatuan, rasa saling sayang, kebersamaan di antara sesama
pegawai, tetapi lebih pada bagaimana memastikan bahwa seluruh aparat di
Badiklat itu memiliki semangat dan jiwa yang kuat karena fisiknya juga sehat,”
katanya.
Pemimpin Harus Dekat dengan
Pegawai
Harli menilai, kedekatan pimpinan dengan pegawai
merupakan bagian penting dalam membangun suasana kerja yang solid. Menurutnya,
seorang pemimpin harus mampu menyelami seluruh unsur yang ada dalam organisasi.
“Artinya, membangun kebersamaan. Sebagai pemimpin
juga harus bisa menyelami seluruh unsur-unsur yang ada di satu organisasi atau
institusi. Jadi tidak ada jarak, tidak ada ruang yang terlalu jauh antara
pemimpin dengan seluruh staf,” tuturnya.
Ia menegaskan, seluruh jajaran Badiklat merupakan
bagian dari satu keluarga besar yang memiliki peran masing-masing dalam
mewujudkan visi dan misi Kejaksaan, khususnya di bidang pendidikan dan
pelatihan.
“Kita harus menciptakan bahwa kita ini satu
keluarga besar dan semua orang memiliki peran yang sama, yaitu bagaimana
mewujudkan visi dan misi Kejaksaan, khususnya Badiklat, yang bisa dicapai ke
depan. Tentu itu dimulai dari adanya sifat dan sikap kebersamaan itu sendiri,”
pungkas Harli.
Laga sepak bola persahabatan tersebut pun menjadi
gambaran sederhana bagaimana kebersamaan dibangun di lingkungan Badiklat
Kejaksaan RI. Bagi Harli, kedekatan dan kekompakan bukan sekadar aktivitas di
luar pekerjaan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun insan Adhyaksa yang
sehat, terampil, berpengetahuan, sekaligus berkarakter. (Muzer)

.jpeg)
.jpeg)