BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4


Diklat Dimasa Pandemi, Badiklat Kejaksaan Tetap Tanamkan Jiwa Nasionalisme Melalui PBB

JAKARTA - Pendidikan dan Pelatihan - Teknis Administrasi Kejaksaan ( Diklat TAK ) Tahun 2021 gelombang pertama yang  berlangsung di Kampus A...




JAKARTA- Pendidikan dan Pelatihan - Teknis Administrasi Kejaksaan ( Diklat TAK ) Tahun 2021 gelombang pertama yang  berlangsung di Kampus A Badan Pendidikan dan Pelatihan ( Badiklat ) Kejaksaan RI mengikuti materi pelatihan PBB ( Peraturan Baris Berbaris ).


Pelatihani PBB diikuti peserta Diklat TAK kelas I yang pembelajarannya berlangsung di Badiklat Kejaksaan RI Ragunan, secara serentak diikuti pula oleh Kelas II hingga X yang tersebardi 8 Kejaksaan Tinggi,yaitu Kejati Aceh, Kejati Sumatera Utara, Kejati Riau, Kejati Sumatera Barat, Kejati Sumatera Selatan, Kejati Jambi, Kejati Jawa Tengah dan Kejati Jawa Timur.



Sementara untuk Pelatihan PBB di Badiklat Kejaksaan RI menghadirkan pelatih dan instruktur Khusus dari satuan TNI yaitu Pelda ( Pembantu Letnan Dua ) Mar.Sariwarno,dari Brigif 1 Marinir Cilandak.




Sariwarno mengatakan pelatihan pengenalan PBB ini bertujuan untuk kedispilinan,yang kedua untuk merubah sikap dari umum melalui PBB inilah akan menjadi calon CPNS ke ASN ( Aparat Sipil Negara ) yang profesional.


"Supaya kedepannya menjadi pegawai Kejaksaan yang profesional, saya kira hanya itu untuk bekal kedepannya," ujar Sariwarno ditemui di Badiklat Kejaksaan RI,Sabtu ( 6/3/2021)



Selain itu tuturnya,latihan ini bertujuan untuk membentuk karakter para peserta TAK agar lebih disiplin dan memupuk jiwa Nasionalisme, sekaligus untuk membina para peserta agar dapat mengenal kedisiplinan dan loyalitas.


Dalam kegiatan ini Sariwarno melatih teori, praktek peraturan baris berbaris dan disiplin termasuk wawasan kebangsaan dan kedisiplinan. 

Derap langkah yang tegas dan kompak akan sangat mempengaruhi jiwa dan semangat para peserta untuk melaksanakan latihan. Kekompakan mereka tercermin dari sikap disiplin dalam melaksanakan baris berbaris dan membentuk formasi.


Menurutnya pelatihan ini tidaklah cukup hanya dengan belajar baris berbaris saja, "Karena tujuan pelatihan para peserta ini adalah untuk menciptakan kader-kader terampil dan pintar serta mengenal bangsanya sehingga pada akhirnya terbentuklah generasi bangsa yang kuat baik secara fisik, mental, maupun pikiran," ucapnya.


Latihan PBB yang berlangsung selama sehari ini dengan tetap menerapkan protap dan protokol kesehatan Covid-19, seluruh peserta yang mengikuti latihan tersebut diwajibkan melaksanakan cuci tangan dengan sabun dan menggunakan handstanitizer serta penggunaan masker.


"Kebetulan saat ini kita melatih di masa pandemi, tetap kita anjurkan latihan sesuai protocol kesehatan, tetap memakai masker, menjaga jarak, dan juga mencuci tangan. Supaya kegiatan berjalan dan juga kesehatan terjaga," tutur Sariwarno.


( Muzer )


COMMENTS