Berita Terbaru

Mahasiswa Pascasarjana FH Universitas Bung Karno Kampanyekan Sadar Hukum di Rutan Salemba

 


 

Pengabdian Masyarakat, Leo Durmawel: Mahasiswa Magister Hukum UBK Beri Penyuluhan Hukum kepada Warga Binaan


JAKARTA – Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) melalui Program Pascasarjana Magister Hukum terus mendorong mahasiswanya menjadi agen perubahan dan duta sadar hukum di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menumbuhkan budaya taat hukum dan meningkatkan literasi hukum masyarakat.


Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, puluhan mahasiswa Magister Hukum Fakultas Hukum Universitas Bung Karno dijadwalkan mengunjungi Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta, pada Jumat (5/6/2026). Dalam kegiatan itu, para mahasiswa akan berdialog dengan warga binaan serta petugas rutan melalui penyuluhan dan diskusi hukum.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan mengenai berbagai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari.

“Jumat besok, kami mahasiswa Magister Hukum FH Universitas Bung Karno akan menggelar penyuluhan hukum di Rutan Salemba, Jakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari proses akademik kami,” ujar Leo Durmawel, Kamis (4/6/2026).

Menurut Leo, kunjungan tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung praktik sistem pemasyarakatan di Indonesia. Mahasiswa dapat mengamati proses pembinaan warga binaan, pelaksanaan hak asasi manusia, serta berbagai aspek dalam sistem peradilan pidana yang selama ini dipelajari di ruang kuliah.

Melalui pengalaman lapangan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi sistem pemasyarakatan, termasuk tantangan dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Leo menilai kegiatan semacam ini penting untuk menjembatani teori hukum dengan praktik yang berlangsung di lapangan. Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan tersebut juga memperkuat peran mahasiswa sebagai pelopor kesadaran hukum di masyarakat.

“Mahasiswa adalah agen perubahan sekaligus duta sadar hukum. Karena itu, kami ingin turut mengkampanyekan pentingnya kesadaran hukum agar ketertiban dan kepatuhan terhadap hukum menjadi budaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa di Rutan Salemba juga menjadi bentuk tanggung jawab moral kalangan akademisi dalam menyebarluaskan pemahaman hukum kepada masyarakat, termasuk kepada warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman akademik yang berharga sekaligus menegaskan tanggung jawab moral kami untuk terus mengkampanyekan kesadaran hukum kepada masyarakat luas,” tegas Leo, yang juga merupakan pegawai pada Kejaksaan Agung RI.

Lebih lanjut, ia berharap para warga binaan dapat semakin memahami pentingnya penegakan hukum dan memiliki semangat untuk menata masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan. Menurutnya, negara hadir melalui sistem pemasyarakatan untuk memberikan kesempatan kepada setiap warga negara agar dapat kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sendiri memandang bahwa pembentukan lulusan berkualitas tidak hanya dilakukan melalui penguatan kompetensi akademik, tetapi juga melalui pembentukan karakter dan kepekaan sosial. Oleh karena itu, kegiatan kunjungan lapangan seperti ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan hukum.

Melalui kunjungan ke Rutan Salemba, mahasiswa diharapkan mampu membangun karakter yang lebih percaya diri, jujur, mandiri, tangguh, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Selain itu, kunjungan ini diharapkan dapat membentengi mahasiswa dari perilaku yang bertentangan dengan hukum, sekaligus menumbuhkan rasa empati, kepekaan sosial, sikap bersyukur, dan kemampuan menerima kelebihan maupun kekurangan diri sendiri serta orang lain,” pungkasnya. (Muzer)

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment