Dari Kajati Sulsel ke Kursi Strategis Sesjamdatun, Sila Pulungan Bawa Rekam Jejak Panjang di Bidang Hukum
![]() |
Sila Pulungan Dipromosikan Jadi Sesjamdatun, Jaksa Berpengalaman dengan Rekam Jejak Nasional dan Internasional
|
JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali
melakukan penyegaran sekaligus penguatan organisasi dengan memberikan promosi
kepada sejumlah kader terbaik Korps Adhyaksa untuk menduduki jabatan strategis
di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Salah satu
pejabat yang mendapat kepercayaan tersebut adalah Dr. Sila Haholongan
Pulungan, S.H., M.Hum. yang dipromosikan dari jabatan Kepala Kejaksaan
Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata
dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun) Kejaksaan Agung RI.
Promosi tersebut
tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 831 Tahun 2026
tanggal 22 Juli 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam
Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Penempatan Sila
Pulungan sebagai Sesjamdatun terbilang strategis. Pasalnya, jabatan tersebut
sangat selaras dengan pengalaman dan kompetensi yang selama ini dimilikinya,
khususnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).
Sila Haholongan
Pulungan bukanlah sosok baru dalam jajaran pimpinan Kejaksaan. Ia memiliki
pengalaman panjang di berbagai posisi strategis, termasuk pernah dipercaya
sebagai Direktur Pertimbangan Hukum pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan
Tata Usaha Negara (JAM-DATUN).
Ia juga pernah
mengemban tugas sebagai Atase Kejaksaan di Bangkok, sebuah penugasan
yang memperkuat pengalaman dan perspektifnya dalam kerja sama hukum pada tingkat
internasional. Rekam jejak tersebut menjadi salah satu modal penting dalam
menjalankan tugas-tugas strategis di lingkungan Kejaksaan Agung.
Sebelum mendapat
promosi sebagai Sesjamdatun, Sila Pulungan dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi
Sulawesi Selatan. Ia dilantik langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada 29
April 2026, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kajati Kepulauan Bangka
Belitung.
Kinerja di Sulawesi Selatan
Meski masa
kepemimpinannya sebagai Kajati Sulsel relatif singkat, Sila Pulungan
menunjukkan pola kepemimpinan yang menekankan pengawasan langsung,
percepatan kinerja, integritas, dan pembenahan tata kelola organisasi.
Sejak awal
menjabat, ia aktif turun langsung melakukan kunjungan kerja ke sejumlah
Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri di wilayah Sulawesi Selatan. Dalam
kunjungan tersebut, ia tidak hanya menerima laporan, tetapi juga mengecek
kondisi sarana-prasarana, sumber daya manusia, administrasi, hingga progres
pembangunan infrastruktur.
Dalam kunjungan
ke Kejari Bulukumba, misalnya, Sila Pulungan memberikan perhatian terhadap
digitalisasi arsip dan pembenahan data kepegawaian melalui aplikasi MySimkari.
Pada saat yang sama, ia mengingatkan jajarannya agar tidak melakukan praktik
transaksional dalam penanganan perkara serta terus menjaga integritas.
Gaya kepemimpinan
serupa terlihat ketika dirinya memimpin rapat monitoring dan evaluasi kinerja
jajaran Kejati Sulsel pada Juni 2026. Sila meminta seluruh satuan kerja
mempercepat pencapaian target, membenahi administrasi kepegawaian, meningkatkan
penanganan perkara tindak pidana khusus, serta mempercepat realisasi anggaran.
Ia juga
menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam setiap pelaksanaan
tugas.
Tak hanya pada
aspek penegakan hukum, Sila juga memberi perhatian pada penguatan kelembagaan
dan kualitas pelayanan. Dalam sejumlah kunjungan kerja, ia memeriksa langsung
kondisi kantor, pembangunan fasilitas, serta kesiapan personel di daerah.
Di Cabjari
Kajang, Bulukumba, misalnya, ia memantau pembangunan gedung kantor yang saat
itu telah mencapai sekitar 80 persen. Sementara di Enrekang, ia meninjau
pembangunan kantor dan mess pegawai dengan nilai anggaran Rp14,5 miliar guna
memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi dan target.
Kembali ke Bidang yang Menjadi Keahliannya
Promosi Sila
Pulungan ke posisi Sesjamdatun sekaligus mempertemukannya kembali dengan bidang
yang selama ini menjadi salah satu kekuatan profesionalnya.
Pengalamannya
sebagai Direktur Pertimbangan Hukum JAM-DATUN membuatnya memiliki pemahaman
mendalam mengenai tugas Kejaksaan di bidang perdata dan tata usaha negara,
termasuk peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam memberikan bantuan
hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum serta tindakan hukum lainnya untuk
kepentingan negara dan pemerintah.
Kapasitas
tersebut juga tercermin ketika Sila masih menjabat Kajati Sulsel. Salah satunya
saat Kejati Sulsel membangun koordinasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia
terkait bantuan dan pendampingan hukum melalui kewenangan JPN. Sila menegaskan
kesiapan Kejaksaan memberikan pendapat maupun pendampingan hukum untuk
mendukung tata kelola aset dan operasional objek vital nasional.
Rekam jejak
akademiknya juga memperkuat kapasitas tersebut. Pada Juli 2026, Sila Haholongan
Pulungan tercatat menjadi penguji eksternal dalam ujian doktoral bidang hukum
di Universitas Hasanuddin. Dalam forum akademik tersebut, kepakarannya di
bidang perdata dan tata usaha negara menjadi salah satu pertimbangan penting
dalam memberikan telaah terhadap penelitian mengenai penguatan peran Jaksa
Pengacara Negara sebagai mediator negara.
Dengan pengalaman
panjang di lapangan, posisi strategis di lingkungan JAM-DATUN, pengalaman
internasional sebagai Atase Kejaksaan di Bangkok, serta pengalaman memimpin dua
Kejaksaan Tinggi, promosi Sila Pulungan sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda
Perdata dan Tata Usaha Negara menjadi penempatan yang mempertemukan
pengalaman dengan kebutuhan organisasi.
Jabatan baru
tersebut sekaligus menempatkan Sila pada posisi penting dalam mendukung
penguatan bidang Datun Kejaksaan Agung, khususnya dalam meningkatkan kualitas
pelayanan hukum negara, optimalisasi peran Jaksa Pengacara Negara, serta
penguatan tata kelola penanganan perkara perdata dan tata usaha negara.
Bagi Korps
Adhyaksa, promosi ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi juga bagian dari
strategi menempatkan figur berpengalaman pada posisi yang sesuai dengan
kompetensi dan rekam jejaknya. Sila Pulungan kini kembali ke bidang yang
sangat dekat dengan perjalanan profesionalnya, dengan tantangan lebih besar di
level Kejaksaan Agung. (Muzer)
.jpeg)