Paskah KKMT Jabodetabek 2026, Tekankan Peran Kawanua dalam menjaga Iman dan menjaga Budaya
TANGERANG— Kerukunan Kawanua Minahasa Tenggara (KKMT) Jabodetabek menggelar Ibadah Paskah 2026 pada Sabtu (18/4/2026) pukul 11.00 WIB di GMIM Providentia. Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17), kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran sosial warga Kawanua di perantauan.
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Krise Rotti
Gosal, S.Th, Ketua Wilayah GMIM se-Jabodetabek, serta dimeriahkan penampilan
Kolintang Jaga Minahasa dan vokalis Sandra Lintang.
Ketua Panitia, Hakim Lucky Rombot
Kalalo, SH, menegaskan bahwa Paskah harus dimaknai sebagai dorongan perubahan
nyata.
“Paskah bukan sekadar seremoni, tetapi
panggilan untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan,” ujarnya saat
memberikan sambutan.
Ia juga mengajak partisipasi aktif
seluruh jemaat yang hadir “Nilai Paskah
harus hidup dalam tindakan nyata,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KKMT, Dr.
Jan S. Maringka, SH, MH, CGCAE, menegaskan pentingnya peran Kerukunan Kawanua
Mitra dalam menjaga kekerabatan, menjaga Iman dan menjaga budaya Minahasa di
perantauan.
“KKMT harus menjadi ruang mempererat
kebersamaan, memperkuat iman, dan melestarikan budaya Minahasa di perantauan,”
tegas Jan Maringka dalam keterangannya.
Kegiatan ini diharapkan mendorong
kontribusi nyata segenap anggota dalam kehidupan sosial, bermasyarakat berbangsa dan
bernegara serta dalam upaya pelestarian
nilai nilai budaya untuk menjaga
kebhinekaan kita.
Jan Maringka yang juga Advokat senior
mantan Jaksa Agung Muda ini menyatakan KK Mitra sebagai organisasi kemasyaratan
yang berasal dari berbagai kumpulan
roong dan taranak di wilayah minahasa yg
telah terdaftar dan mendapatkan pengakuan dari kemenkum sejak awal 2025 lalu.
Melalui kegiatan kegiatan seperti ini
diharapkan KK Mitra dapat mulai berperan dalam kegiatan kemasyarakat lain baik
di jakarta maupun kepedulian untuk membangun kampung halaman. (Rls/Muzer)
.jpeg)
