BREAKING NEWS

Kejari Baubau Tutup 2025 dengan Kinerja Gemilang, WBK Diraih dan Ratusan Juta Rupiah Keuangan Negara Dipulihkan



Di Bawah Komando Fathuri, Kejari Baubau Catat Capaian Strategis Sepanjang 2025



BAUBAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau menutup tahun 2025 dengan torehan kinerja yang komprehensif di seluruh bidang tugas penegakan hukum. Di bawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Baubau, Fathuri, institusi ini mencatatkan capaian signifikan mulai dari peningkatan penerimaan negara, penguatan penegakan hukum pidana, pemberantasan tindak pidana korupsi, hingga pemulihan keuangan negara dan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Capaian tersebut dipaparkan langsung oleh Kajari Baubau Fathuri didampingi para kepala seksi dalam konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Baubau, Rabu (31/12/2025).

Fathuri menegaskan, seluruh kinerja yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Kejari Baubau yang berorientasi pada profesionalitas, transparansi, serta keberpihakan pada kepentingan publik.

“Seluruh capaian ini adalah bentuk komitmen Kejaksaan Negeri Baubau dalam menjalankan tugas konstitusional secara efektif, akuntabel, dan humanis, serta mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Fathuri.

Bidang Pembinaan: PNBP Rp618 Juta dan Predikat WBK

Di bidang pembinaan, Kejari Baubau mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp618.113.197. Penerimaan tersebut bersumber dari berbagai pos, antara lain tilang, lelang barang rampasan, biaya perkara pidana umum, denda perkara dan uang pengganti tindak pidana korupsi, pemanfaatan sarana prasarana seperti sewa rumah dinas, hingga pendapatan lainnya.

Selain capaian finansial, Kejari Baubau juga meraih penghargaan sebagai Satuan Kerja Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan pada 17 Desember 2025 di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 1126 Tahun 2025 tentang Penetapan Unit Kerja Zona Integritas berpredikat WBK.

Tak hanya itu, sepanjang 2025 Kejari Baubau juga menyelesaikan renovasi lima unit rumah dinas bagi pejabat struktural dan pegawai, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan dan kenyamanan kerja aparatur.

Bidang Intelijen: Edukasi Hukum dan Pengamanan Proyek Strategis

Pada bidang intelijen, Kejari Baubau aktif mendukung program nasional ASTA CITA Presiden dan Wakil Presiden, khususnya dalam peningkatan kesadaran dan budaya hukum di tengah masyarakat.

Berbagai kegiatan strategis berhasil dilaksanakan, antara lain:

11 kegiatan LID/PAM/GAL dari target 8 kegiatan,

4 kegiatan PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan),

9 kegiatan Penerangan Hukum dari target 4,

10 kegiatan Penyuluhan Hukum dari target 4,

Program Jaksa Menyapa dan Jaksa Menjawab masing-masing 2 kegiatan,

2 kegiatan anti-korupsi,

1 pencarian DPO,

16 kegiatan Operasi Intelijen.

Selain itu, Kejari Baubau juga melakukan pengamanan terhadap 8 Proyek Strategis Daerah, yang terdiri atas 6 proyek dari Dinas PUPR serta 2 proyek dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Bidang Tindak Pidana Umum: 227 Perkara, Restorative Justice Dikedepankan

Di bidang Tindak Pidana Umum (Pidum), Kejari Baubau menerima 227 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, dilakukan tahap penuntutan terhadap 188 perkara, pelimpahan perkara sebanyak 177 perkara, serta eksekusi putusan inkracht sebanyak 180 perkara.

Menariknya, Kejari Baubau juga berhasil menyelesaikan 4 perkara melalui mekanisme restorative justice, sebagai wujud pendekatan hukum yang lebih humanis dan berorientasi pada keadilan sosial.

Bidang Tindak Pidana Khusus: Korupsi Ditangani Tuntas

Dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, Kejari Baubau mencatatkan kinerja yang melampaui target. Sepanjang 2025:

9 laporan pengaduan masyarakat diterima dan diselesaikan 100 persen,

6 kegiatan penyelidikan dari target 3 perkara,

5 kegiatan penyidikan dari target 2 perkara,

4 perkara pra-penuntutan dari target 2,

4 perkara penuntutan dari target 2,

4 eksekusi perkara tipikor berkekuatan hukum tetap.

Melalui proses penegakan hukum tersebut, Kejari Baubau berhasil melakukan pengembalian kerugian keuangan negara sebesar Rp237.551.000 melalui jalur pidana.

Bidang Datun: 319 Kegiatan dan Pemulihan Rp452 Juta

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) melaksanakan total 319 kegiatan sepanjang 2025, yang meliputi bantuan hukum litigasi, non-litigasi, pertimbangan hukum, dan pelayanan hukum.

Salah satu perkara strategis adalah pendampingan hukum kepada KPU Kota Baubau dalam sengketa pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau.

Bidang Datun juga aktif berperan dalam pengendalian inflasi daerah, pendampingan hukum program makan bergizi gratis, serta menjalankan program inovatif “Ngopi Bang Japra”, sebagai sarana edukasi dan perbaikan tata kelola OPD.

Melalui berbagai upaya tersebut, Bidang Datun berhasil melakukan pemulihan keuangan negara sebesar Rp452.837.643.

Bidang PAPBB: Optimalisasi Eksekusi dan PNBP

Pada bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB), Kejari Baubau mengeksekusi barang bukti pada 71 perkara pidana umum dari total 94 perkara inkracht, dengan 247 barang bukti berhasil dieksekusi.

Selain itu, PAPBB juga menyelamatkan uang negara melalui lelang, hibah, dan penetapan status penggunaan dengan nilai Rp18.713.000, serta pemulihan keuangan negara Rp187.551.000 untuk pemenuhan uang pengganti perkara korupsi. Total PNBP dari bidang PAPBB mencapai Rp206.264.000.

Komitmen Reformasi Birokrasi

Seluruh capaian tersebut menegaskan komitmen Kejaksaan Negeri Baubau dalam membangun institusi penegak hukum yang bersih, profesional, dan melayani. Kejari Baubau juga terus memperkuat reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana guna mendukung kinerja aparatur penegak hukum. (Muzer)




Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment