Adhyaksa Foto Indonesia

Mencetak Jaksa Unggul: Badiklat Kejaksaan Gelar Seminar KKP PPPJ Angkatan 82 Gelombang I Tahun 2025

 

Peserta PPPJ Angkatan 82 Gelombang I mempresentasikan hasil KKP nya di hadapan para pejabat Utama Badiklat, Jumat (22/8/2025)


JAKARTA – Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Republik Indonesia terus memperkuat proses pembentukan jaksa berkualitas dengan menggelar ujian dan seminar Kertas Kerja Kelompok (KKP) bagi siswa Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 82 Gelombang I Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (22–23/8/2025), di Gedung Mako atau Aula Wicaksana Badiklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan.


Acara ini menjadi bagian penting dari rangkaian pendidikan calon jaksa untuk mengasah kemampuan analisis hukum, keterampilan presentasi, dan kesiapan menghadapi tantangan tugas di lapangan.

Ajang Seleksi Menuju Jaksa Terbaik

Dari total 355 siswa PPPJ Angkatan 82 Gelombang I, hanya 20 peserta yang terpilih untuk mengikuti seminar KKP. Mereka merupakan peserta yang telah melalui tahapan seleksi internal dan dinilai memiliki kualitas akademis serta gagasan hukum yang kuat.

“Seminar ini bukan hanya sekadar penilaian karya tulis, tetapi juga pembentukan karakter dan wawasan berpikir yang komprehensif,” ujar Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Dr. Leonard Simanjuntak, dalam sambutannya.


Para penguji dalam kegiatan ini terdiri dari jajaran pimpinan Badiklat, antara lain Dr. Leonard Simanjuntak selaku Kabadiklat, Sekretaris Badiklat Dr. Ade Tadjudin, Kepala Pusat Diklat Teknis dan Fungsional Dr. Rieni Hartati, Kepala Pusat Manajemen dan Kepemimpinan Dr. Teuku Rakhman, para Kepala Bidang, serta Ketua Satuan Pengawas Internal Pelaksana Pelayanan Publik (SPIPPP) Dr. Asri Agung.

Presentasi Gagasan Hukum dan Uji Pemahaman

Dalam seminar, setiap peserta diwajibkan mempresentasikan Kertas Kerja Perorangan (KKP) yang telah disusun selama masa pendidikan. Salah satu peserta, Rico Luis Antonius Sinaga dari PPPJ Kelas 1, memaparkan karya tulisnya berjudul “Optimalisasi Peran Sentral Kejaksaan dalam Mekanisme Pemindahan Narapidana Antar Negara.”

Usai pemaparan, Kabadiklat Leonard Simanjuntak langsung menyoroti substansi gagasan yang disampaikan. Ia mempertanyakan pemahaman peserta mengenai konsep sentral otoriti yang menjadi inti dari mekanisme pemindahan narapidana lintas negara.

“Kalau bicara tentang peran sentral Kejaksaan, kamu harus memahami betul apa itu sentral otoriti. Bagaimana konsep ini diatur dalam KUHAP atau undang-undang terkait. Jangan hanya berhenti pada istilah, tapi juga pahami praktiknya di lapangan,” tegas Leonard.

Dialog interaktif antara penguji dan peserta menjadi bagian penting dalam penilaian. Tidak hanya menilai kemampuan menulis, tetapi juga kemampuan analisis, argumentasi, serta ketepatan menjawab pertanyaan yang diberikan secara langsung oleh para penguji.

Menuju Gelar Bergengsi “Adhi Adhyaksa”

Seleksi melalui seminar KKP ini tidak hanya menjadi evaluasi akhir, tetapi juga menjadi pintu gerbang menuju penghargaan tertinggi bagi siswa PPPJ. Dari 20 peserta, akan dipilih 10 terbaik yang berkesempatan meraih gelar kehormatan “Adhi Adhyaksa.”

Gelar ini akan diberikan langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. ST Burhanuddin, pada upacara pelantikan dan pengambilan sumpah Jaksa baru sekaligus penutupan PPPJ Angkatan 82 Gelombang I Tahun 2025. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 4 September 2025, di Lapangan Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan.

Pembentukan Karakter Jaksa Masa Depan

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kejaksaan RI dalam mencetak jaksa-jaksa muda yang tidak hanya unggul dalam teori hukum, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, disiplin tinggi, serta integritas yang kuat.

“Jaksa bukan hanya penegak hukum di ruang sidang, tetapi juga pemikir strategis yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan hukum, termasuk yang melibatkan kerja sama internasional,” pungkas Leonard.

Dengan adanya program ini, diharapkan lulusan PPPJ Angkatan 82 Gelombang I dapat membawa semangat profesionalisme dan dedikasi dalam mengemban tugas penegakan hukum di seluruh pelosok negeri. (Muzer)

 

Post a Comment

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال