BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4


Jaksa Agung Resmi Tutup Musrenbang 2022, Dan Ini Rencana Kerjanya

      Jaksa Agung Burhanuddin Resmi Menutup Kegiatan Musrenbang Kejaksaan Tahun 2022 JAKARTA - Jaksa Agung RI Burhanuddin menutup seca...

 

 


 

Jaksa Agung Burhanuddin Resmi Menutup Kegiatan Musrenbang Kejaksaan Tahun 2022

JAKARTA
- Jaksa Agung RI Burhanuddin menutup secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2022 secara virtual dari ruang kerjanya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu ( 24/5/2022 ).

Pada ksmpatan ini Jaksa Agung mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber, juga kepada seluruh peserta, serta kepada seluruh jajaran Bidang Pembinaan atas terselenggaranya Musrenbang perdana Kejaksaan Republik Indonesia.

“Materi inovatif yang diberikan oleh para narasumber telah memberikan wawasan baru kepada kita semua, begitu juga dengan sumbangsih pemikiran positif, kontributif, dan konstruktif yang disampaikan oleh para peserta,” ujar Jaksa Agung Burhanuddin.

Oleh karena itu, Jaksa Agung RI berharap pemikiran yang berkembang selama kegiatan berlangsung mampu memberikan solusi atas problematika pelaksanaan tugas yang dinamis, khususnya diluar tugas rutin.

“Dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada forum yang telah menghasilkan dokumen rancangan awal rencana kerja Kejaksaan Tahun Anggaran 2023, dan indeks biaya perkara yang lebih komprehensif, dan lebih mencerminkan kebutuhan anggaran,” ujarnya.

Jaksa Agung optimis bahwa apapun yang telah ditetapkan hari ini mampu menunjang pelaksananaan tugas rutin, dan adaptif terhadap perubahan situasi ke depan, serta mampu mendukung peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Oleh karenanya, Jaksa Agung percaya diri untuk memperjuangkan hasil Musrenbang Kejaksaan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2023, atau Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat berdasarkan siklus perencanaan dan penganggaran.

“Saya mengajak kita semua untuk memelihara semangat yang tercipta dari pola baru ini, yang merupakan integrasi dari Rapat Kerja, dan Pra Musrenbang yang telah dilaksanakan sebelumnya, untuk mengoptimalkan rencana kerja satu tahun ke depan sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ditetapkan,” pungkasnya. ( Muzer/ Rls )

COMMENTS