Pertama, Kejari Jepara Hentikan Perkara Lewat Restorative Justice

  Kajari Kabupaten Jepara Ayu Agung ( kedua dari kanan ) menunjukkan surat perdamaian yang dilakukan berdasarkan Restoratife Justice dalam k...

 



Kajari Kabupaten Jepara Ayu Agung ( kedua dari kanan ) menunjukkan surat perdamaian yang dilakukan berdasarkan Restoratife Justice dalam kasus penganiyaan.


JEPARA–Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara dibawah kendali Ayu Agung, S.H. S.Sos. M.H. M.Si (Han) telah berhasil mendamaikan perkara dalam kasus ringan yakni penganiayaan dengan terdakwa Novi Minggar dan korbannya Suwarti keduanya diketahui sama-sama warga kabupaten Jepara.


Penyelesaian perkara berdasarkan Restoratife Justice  (Keadilan Restoratif) yang pertama kali dilaksanakan Kejari Jepara.


" Perkara yang diselesaikan adalah  kasus  penganiayaan dengan tersangka Novi Minggar Aryanti Warga Desa Wedelan Kecamatan Bangsri terhadap korban Suwarti asal Bangsri. Perkara ini tidak sampai dibawa ke tingkat persidangan," ujar Kajari Jepara Ayu Agung di dampingi Kasi Intel Roni Indra, kepada media ini, Sabtu ( 20/11/2021).

Para pihak setelah berdamai berfoto bersama Kajari Ayu Agung beserta jajaran Kejari Jepara


Kajari Jepara Ayu Agung kepada wartawan di kantornya, Jumat (19/11/2021) kemarin mengatakan, upaya perdamaian antara ke duanya yang difasilitasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara berdasarkan prinsip restorative justice dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku dan keluarga korban, serta pihak lain.


" Penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif dilaksanakan dengan asas keadilan, kepentingan umum, proporsionalitas, pidana sebagai jalan terakhir, dan cepat. Mereka bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dan bukan pembalasan,” ujar Ayu Agung


Menurut Alumni Universitas Pertahanan penyelesaian perkara tersebut didasarkan pada Peraturan Jaksa Agung ( Perja ) Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif. Perja diundangkan tanggal 22 Juli 2021. “Dengan adanya peraturan itu, diharapkan mampu menyelesaikan perkara tindak pidana ringan (tipiring) tanpa ke meja hijau,” ungkapnya.


Adapun Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) terhadap tersangka Novi Minggar Aryanti diserahkan Kepala Kejari Jepara AyuAgung di Aula Kejari Jepara pada Jumat (19/11/2021) kemarin. 


Kejari mengupayakan restorative justice karena berbagai pertimbangan.Di antaranya karena kedua belah pihak antara pelapor Suwarti dan terlapor Novi sepakat berdamai. Selain itu, hal yang menjadi pertimbangan lain adalah pelaku belum pernah melakukan kejahatan.


“Tersangka pertama kali melakukan tindak pidana, tuntutan pidana penjara tidak lebih dari lima tahun, dan nilai kerugiannya tidak lebih dari Rp 2,5 juta,” tuturnya.


Hal itu kata Ayu, setelah dilakukan ekspose perkara di Jampidum, dan upaya perdamaian itu pun disetujui oleh Kejati dan Jampidum. 


Ayu berharap perkara-perkara ringan dan yang memenuhi persyaratan bisa diupayakan untuk diterapkan melalui restorative justice.


Menurut Ayu,  memang perkara tertentu yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan tidak perlu sampai ke meja hijau atau ke penjara. Karena penjara sendiri saat ini sudah over kapasitas. " Semestinya ada pidana lain yang lebih pantas untuk dilakukan pemidanaan dan tidak dipenjara,” ujarnya. 


Karena itu Kejari Jepara siap memfasilitasi dan memediasi agar tidak sampai ke meja persidangan.( Muzer/ Rls )




COMMENTS

Name

Adhyaksa Shooting Club,1,Alumni,37,ASN,1,Badiklat,299,Banten,2,BPJS,1,Daerah,5,DPD dan PPWI,14,DPR,2,Gempa,2,Hukum dan Kriminal,2,Intelijen,6,Jakarta,1,Jampidmil,1,Jateng,1,Jawa Tengah,1,KASN,3,Kejagung,627,Kejari,493,Kejat,1,Kejati,286,Komunisme,1,Korupsi,3,Kudus,1,Lawyer Terbaik 2019,1,Mamuju,1,MPR,1,Nasional,2,NTT,3,Opini,7,Pembinaan,97,Pengadilan Negeri Jakarta,3,Pengadilan Negeri Soe,1,Pengamat,2,Penghargaan bergengsi,1,pidsus,5,Restoratif Justice,1,Serang,2,Sulawesi,2,Sulbar,1,
ltr
item
Adhyaksa Foto Indonesia: Pertama, Kejari Jepara Hentikan Perkara Lewat Restorative Justice
Pertama, Kejari Jepara Hentikan Perkara Lewat Restorative Justice
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhdDWgFZQsE_2th2BzZLYNxcXetExfTTDdZfsywthUSdHjK71t7Dt1Cw7HmV8vU63lEZaZ72QoIl7N36nqIi6dvVDcftjQRi-9Y3lVcOfC2tkLFelHXd_3EsV1CgS8q29HEba7EasbRNmSwtKjtlIV6XzTJ-HwXG1048TKbOjGv4nUuR-kBFJ7SeAN8zw=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhdDWgFZQsE_2th2BzZLYNxcXetExfTTDdZfsywthUSdHjK71t7Dt1Cw7HmV8vU63lEZaZ72QoIl7N36nqIi6dvVDcftjQRi-9Y3lVcOfC2tkLFelHXd_3EsV1CgS8q29HEba7EasbRNmSwtKjtlIV6XzTJ-HwXG1048TKbOjGv4nUuR-kBFJ7SeAN8zw=s72-c
Adhyaksa Foto Indonesia
https://www.adhyaksafoto.com/2021/11/pertama-kejari-jepara-hentikan-perkara.html
https://www.adhyaksafoto.com/
https://www.adhyaksafoto.com/
https://www.adhyaksafoto.com/2021/11/pertama-kejari-jepara-hentikan-perkara.html
true
2664356013026497916
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy