BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4


Dua Orang Rekanan Kementan Kembali Dicecar Tim Penyidik Jampidsus Terkait Kasus Alsintan

Kapuspenkum Kejagung Hari Setyono memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta JAKARTA -Tim Jaksa Penyi...




Kapuspenkum Kejagung Hari Setyono memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta


JAKARTA-Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus ( Jampidsus) Kejaksaan Agung telah memeriksa belasan saksi   terkait perkara tindak pidana korupsi dalam pengadaan alat mesin pertanian (Alsintan) pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia,kini gedung bundar  kembali melakukan pemeriksaan terhadap 2 (dua) orang saksi.

"Pemeriksaan di lakukan secara marathon terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengadaan alat mesin pertanian (Alsintan) pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) Tahun Anggaran 2015," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa ( 14/7/2020 ).

Kapuspenkum menyebut bahwa para saksi yang diperiksa pada hari ini adalah.

"Yang pertama inisialnya HW selaku Direktur Utama PT.  Karya Hidup Sentosa, kemudian yang kedua berinisial PK yang juga selaku Direktur PT. Karya Hidup Sentosa," ungkapnya.

Hari mengungkapkan kedua saksi yang di periksa tersebut sebagai rekanan Kementan RI.

" Diketahui mereka yang menyediakan barang / alat mesin pertanian yang pengadaannya dinilai gagal, oleh karena itu sebagai penyedia / produsen barang atau vendor dianggap perlu diperiksa untuk mengetahui fakta tentang alat mesin pertanian yang diproduksi," ujarnya.

Untuk mengungkap bagaimana kualitas dan berapa harga produksinya.

"Dimana berdasarkan keterangan saksi dapat digunakan untuk jadi alat bukti guna dimintakan pertanggung-jawaban atas kerugian keuangan negara pada pengadaan Alsintan pada Kementan RI," bebernya.

Dalam Pemeriksaan para saksi tersebut, Jampidsus melaksanakannya dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19.

"Tetap dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan," pungkasnya. ( Muzer)

COMMENTS