Berita Terbaru

Kejari Jakut Tetapkan 6 Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah Sarana Jaya, Negara Rugi Rp80 Miliar

 



 

JAKARTA – Penyidik pada Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menetapkan enam orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya di Kampung Malaka, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup. Keenam tersangka tersebut masing-masing berinisial YCP selaku Direktur Utama PPSJ periode 2019–2024, ISA selaku Direktur Pengembangan PPSJ periode 2019–2024, YR selaku Senior Manager Divisi Hukum dan Pertanahan, serta FHW, TA, dan RH sebagai pihak penjual.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Sudi Haryansyah, dalam keterangannya pada Kamis (09/04/2026) mengungkapkan bahwa perbuatan melawan hukum para tersangka yang tidak mematuhi ketentuan dalam proses pengadaan tanah telah menimbulkan kerugian keuangan negara yang signifikan.

“Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian sebesar Rp80.000.000.000 (delapan puluh miliar rupiah),” jelas Sudi Haryansyah.

Dalam perkara ini, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 603 atau Pasal 604 juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta juncto Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Untuk kepentingan penyidikan, penyidik melakukan penahanan terhadap dua tersangka, yakni YR dan FHW, selama 20 hari ke depan terhitung sejak 9 April 2026. Keduanya ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Cipinang dan Rumah Tahanan Negara Kelas I Salemba.

Sementara itu, empat tersangka lainnya, yakni YCP, ISA, RH, dan TA, tidak dilakukan penahanan karena diketahui tengah menjalani pidana penjara dalam perkara lain.

Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menegaskan akan terus mendalami perkara ini guna mengungkap secara menyeluruh pihak-pihak yang bertanggung jawab serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional dan transparan. (Muzer)

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment