Berita Terbaru

Hari Pertama Bertugas, Kabadiklat Kejaksaan RI Harli Siregar Ajak Seluruh Pegawai Perkuat Soliditas dan Modernisasi Badiklat

 



JAKARTA – Mengawali tugasnya sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kejaksaan RI, Dr. Harli Siregar langsung menggelar rapat paripurna bersama para pejabat struktural dan seluruh pegawai Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI. Pertemuan yang berlangsung di Aula Sasana Adhika Karyya Badiklat Kejaksaan RI, Senin (27/7/2026), menjadi momen tatap muka perdana Harli Siregar dengan seluruh jajaran Badiklat setelah resmi dilantik oleh Jaksa Agung RI, Prof. Dr. ST Burhanuddin, pada Jumat (24/7/2026).


Didampingi Sekretaris Badiklat Kejaksaan RI, Dr. Yulianto, Harli Siregar mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan pimpinan untuk memimpin Badiklat Kejaksaan RI menggantikan Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, yang kini dipercaya menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum).

"Kita patut bersyukur atas penghormatan dan kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Kepala Badiklat. Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama seluruh keluarga besar Badiklat," ujar Harli Siregar.

Mantan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung itu menegaskan bahwa Badiklat bukan sekadar unit kerja, melainkan telah menjadi rumah kedua bagi insan Adhyaksa yang mengabdikan diri dalam pembinaan sumber daya manusia Kejaksaan.

Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih Badiklat selama ini merupakan hasil kerja keras seluruh pegawai dan pejabat yang telah memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan institusi. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun para pimpinan sebelumnya.

"Saya memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan terdahulu dan seluruh pegawai yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Apa yang sudah baik harus kita pertahankan, bahkan kita tingkatkan demi kemajuan Badiklat Kejaksaan RI," katanya.

Harli juga mengajak seluruh pegawai memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan yang baru. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh seorang pemimpin semata, melainkan oleh kekompakan seluruh unsur yang ada di dalamnya.

Dalam arahannya, Harli menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang terbuka, komunikatif, dan saling menghargai. Ia menginginkan setiap pegawai tidak ragu menyampaikan gagasan, kritik, maupun masukan demi kemajuan organisasi.

"Saya ingin membangun komunikasi yang terbuka. Jangan ada sekat antara pimpinan dan pegawai. Saya bukan hanya hadir sebagai pimpinan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar Badiklat. Kritik dan masukan adalah bagian dari proses untuk terus memperbaiki diri," tegasnya.

Harli menilai, budaya dialog menjadi modal penting dalam mewujudkan transformasi Badiklat menuju lembaga pendidikan dan pelatihan yang semakin modern sebagaimana arah kebijakan Jaksa Agung.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap persoalan yang dihadapi pegawai, baik dalam kedinasan maupun di luar pekerjaan, perlu disikapi dengan semangat kebersamaan. Karena itu, ia berharap seluruh pegawai saling peduli dan saling mengingatkan apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki.

"Soliditas dan solidaritas harus terus kita bangun. Mari saling mengingatkan, saling mendukung, dan menjaga kebersamaan. Dengan kekompakan, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan membawa Badiklat menjadi organisasi yang semakin maju," ujarnya.

Kepada para pegawai muda, Harli berpesan agar terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi institusi. Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang aparatur bukan semata-mata karena jabatan yang diemban, melainkan dari cara memperlakukan sesama, kemampuan bekerja sama, serta kemauan untuk terus belajar dan bertransformasi.

Mengakhiri arahannya, Harli membuka ruang dialog dengan seluruh pegawai. Ia berharap komunikasi dua arah dapat menjadi budaya kerja di lingkungan Badiklat sehingga setiap ide dan inovasi dapat berkembang demi memperkuat kualitas pendidikan dan pelatihan di lingkungan Kejaksaan RI.

Pertemuan perdana tersebut berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Selain menjadi ajang perkenalan antara Kabadiklat baru dengan seluruh pegawai, forum tersebut sekaligus menjadi titik awal penguatan komitmen bersama untuk mendukung program modernisasi Badiklat Kejaksaan RI serta mencetak sumber daya manusia Adhyaksa yang profesional, berintegritas, dan adaptif menghadapi tantangan penegakan hukum di masa depan. (Muzer)

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment