Disambut Prosesi Adat Kedatuan Luwu, Kajati Sulsel Sila H. Pulungan Perkuat Harmoni dengan Tokoh Adat
![]() |
| Kajati Sulsel Sila H. Pulungan Terima Penghormatan Adat dari Kedatuan Luwu |
PALOPO – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, menjalani kunjungan silaturahmi yang sarat makna budaya ke Kedatuan Luwu, Palopo, Senin (11/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi
bagian dari rangkaian agenda kunjungan kerja Kajati Sulsel di wilayah Tana
Luwu. Namun lebih dari sekadar agenda kedinasan, kehadiran Sila H. Pulungan di
lingkungan Kedatuan Luwu membawa pesan kuat tentang pentingnya menjaga harmoni
antara institusi penegak hukum dengan lembaga adat dan budaya.
Kedatangan Kajati Sulsel
beserta rombongan disambut penuh kehormatan melalui prosesi adat yang
berlangsung khidmat dan hangat. Nuansa kekeluargaan serta kearifan lokal
masyarakat Tana Luwu begitu terasa sepanjang pertemuan.
Penyambutan dipimpin
langsung oleh pemangku adat Kedatuan Luwu, Andi Saefuddin Kaddiraja, bersama
Dewan Adat 12 Kedatuan Luwu.
Kehadiran orang nomor satu
di Kejati Sulsel di lingkungan istana adat tersebut dinilai sebagai bentuk
penghormatan timbal balik antara institusi negara dengan lembaga adat yang
selama ini menjadi penjaga nilai, budaya, dan persatuan masyarakat Luwu.
Dalam kesempatan itu, Sila
H. Pulungan menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas sambutan hangat yang
diberikan keluarga besar Kedatuan Luwu.
“Saya menyampaikan terima
kasih yang tak terhingga atas penerimaan dan penghormatan yang sangat mulia ini
kepada kami di Kedatuan Luwu. Ini menjadi kehormatan tersendiri bagi institusi
Kejaksaan,” ujar Sila H. Pulungan.
Kajati Sulsel menegaskan
bahwa hubungan harmonis antara aparat penegak hukum dengan tokoh adat, tokoh
budaya, serta elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga
stabilitas daerah.
Menurutnya, penegakan hukum
tidak hanya bertumpu pada aturan formal, tetapi juga harus selaras dengan
nilai-nilai sosial dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Sebagai simbol penghormatan
dan penerimaan secara adat, dalam suasana penuh keakraban tersebut, Sila H.
Pulungan menerima penyematan Pin Kedatuan Luwu dari pemangku adat.
Momen tersebut menjadi
simbol eratnya hubungan antara Kejaksaan dengan masyarakat adat di Tanah Luwu,
sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga persatuan, ketertiban, dan
nilai-nilai budaya lokal.
Menutup kunjungan
silaturahmi itu, Sila H. Pulungan memohon doa restu dari keluarga besar
Kedatuan Luwu agar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan amanah dalam
menjalankan tugas penegakan hukum bagi masyarakat, bangsa, dan negara,
khususnya di wilayah Sulawesi Selatan. (Muzer)
.jpeg)
