Kajari Edwin I Beslar Tegaskan Komitmen Kejari Talaud Menuju Birokrasi Bersih dan Melayani
.jpeg)
Di Bawah Komando Kajari Edwin, Kejari Talaud Canangkan Zona Integritas WBK–WBBM 2026
KEPULAUAN TALAUD — Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud secara resmi menggelar Apel Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2026, Senin (9/2/2026), bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud.
Kegiatan ini
bukan sekadar seremoni formal, melainkan menjadi wujud nyata komitmen dan janji
moral Kejari Kepulauan Talaud kepada negara dan masyarakat dalam mewujudkan
birokrasi yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi,
kolusi, dan nepotisme.
Apel pencanangan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud, Edwin I Beslar, S.H., M.H., dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Kejari Kepulauan Talaud. Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung khidmat, penuh semangat, serta sarat makna perubahan.
Dalam amanatnya,
Kajari Edwin menegaskan bahwa pencanangan Zona Integritas merupakan titik awal
transformasi budaya kerja di lingkungan Kejari Talaud. Menurutnya, keberhasilan
meraih predikat WBK dan WBBM tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan
administrasi, tetapi lebih pada perubahan pola pikir (mindset) dan pola
tindak (culture set) seluruh aparatur.
“Zona Integritas
bukan slogan, melainkan komitmen bersama yang harus diwujudkan dalam perilaku
sehari-hari. Setiap pegawai harus menjadi agen integritas, memberikan pelayanan
terbaik, serta menjauhi segala bentuk penyimpangan,” tegas Edwin.
Deklarasi
pencanangan diawali dengan pembacaan ikrar bersama yang diikuti seluruh peserta
apel. Ikrar tersebut menjadi simbol tekad kolektif seluruh insan Adhyaksa
Kepulauan Talaud untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan
berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sebagai bagian
dari rangkaian kegiatan, Kajari Edwin secara simbolis menyematkan selendang
Agen Perubahan kepada empat pegawai terpilih. Keempat agen perubahan ini
diharapkan menjadi motor penggerak transformasi budaya kerja, sekaligus teladan
dalam menjaga integritas, disiplin, etika profesi, serta kualitas pelayanan
publik di lingkungan Kejari Kepulauan Talaud.
Kajari Edwin juga
memperkenalkan dan menegaskan filosofi nilai kelembagaan yang menjadi identitas
Kejari Kepulauan Talaud, yakni:
KEJAKSAAN
NEGERI KEPULAUAN TALAUD HEBAT
H = Humanis
E = Efektif
B = Berintegritas
A = Akuntabel
T = Transparan
Nilai “HEBAT”
tersebut diharapkan menjadi pedoman sikap dan perilaku seluruh pegawai dalam
menjalankan tugas penegakan hukum serta pelayanan publik.
“Humanis dalam
melayani, efektif dalam bekerja, berintegritas dalam bersikap, akuntabel dalam
setiap keputusan, dan transparan dalam proses. Jika ini dijalankan secara
konsisten, maka kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan akan semakin kuat,”
ujar Edwin.
Dengan
pencanangan Zona Integritas ini, Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud menegaskan
komitmennya untuk terus berbenah, melakukan reformasi birokrasi secara
berkelanjutan, serta menghadirkan institusi Kejaksaan yang bersih, profesional,
modern, dan semakin dipercaya masyarakat. (Muzer)
.jpeg)
