Kejati Aceh Salurkan Bantuan untuk Pegawai dan Warga Terdampak Banjir, Tinjau Langsung Lokasi Pengungsian
![]() |
| Kajati Aceh Yudi Triadi Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Warga dan Pegawai Terdampak Banjir. (Foto: IG Kejati) |
ACEH- Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Yudi Triadi, S.H., M.H., menyalurkan bantuan bagi pegawai Kejaksaan dan masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Penyaluran bantuan ini dilakukan pada Kamis (4/12/2025), didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Aceh serta membawa dukungan dari Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) dan IAD Pusat.
Bantuan
disalurkan di Kabupaten Bireuen dan beberapa daerah lainnya yang mengalami
banjir cukup parah. Paket bantuan tersebut berisi bahan pangan, perlengkapan
darurat, hingga kebutuhan dasar untuk membantu meringankan beban masyarakat
selama masa tanggap darurat.
Tidak hanya menyerahkan bantuan secara simbolis, Kajati Aceh bersama rombongan turun langsung ke kawasan terdampak. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Posko Pengungsian Gampong Raya Dagang, Bireuen, yang tercatat sebagai salah satu titik dengan dampak paling berat. Sebanyak 1.700 warga harus mengungsi akibat meluapnya air dan rusaknya permukiman.
Di posko
tersebut, Kajati Aceh kembali menyerahkan bantuan tambahan untuk para pengungsi
serta berdialog dengan korban guna mendengarkan langsung kebutuhan dan
perkembangan kondisi mereka. Ia menegaskan bahwa kehadiran Kejaksaan bukan
hanya untuk memberikan bantuan logistik, tetapi juga menunjukkan empati dan
tanggung jawab moral kepada masyarakat Aceh.
Dalam kesempatan itu, Kajati Aceh juga menyerahkan perangkat Starlink kepada sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di wilayah terdampak banjir. Perangkat ini diberikan sebagai sarana komunikasi alternatif, mengingat sebagian besar wilayah mengalami gangguan jaringan internet akibat rusaknya infrastruktur telekomunikasi.
Ketua IAD
Wilayah Aceh menambahkan bahwa dukungan dari IAD Pusat menjadi bukti bahwa
gerakan solidaritas ini dilakukan secara menyeluruh, terkoordinasi, dan
melibatkan seluruh keluarga besar Adhyaksa. Ia berharap bantuan tersebut dapat
membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi selama masa tanggap darurat.
Bantuan Awal Disalurkan Sehari Sebelumnya
Sebelumnya, pada Rabu (3/12/2025), Kejati Aceh telah lebih dulu menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah Satuan Kerja (Satker) Kejaksaan Negeri yang wilayahnya terdampak bencana hidrometeorologi. Cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi memicu banjir di berbagai kabupaten/kota sehingga berdampak pada pegawai serta aktivitas operasional Kejari di beberapa daerah.
Bantuan
berisi beras, minyak goreng, telur, mie instan, air mineral, dan kebutuhan
pokok lainnya. Paket ini disalurkan kepada pegawai, keluarga besar Adhyaksa,
serta masyarakat di sekitar kantor Kejari yang rumahnya rusak atau kesulitan
mendapatkan logistik akibat akses jalan terputus.
Kajati
Aceh menyampaikan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bentuk respons
kemanusiaan sekaligus tindak lanjut arahan Jaksa Agung RI dan Ketua Umum
Persaja. “Kita hadir untuk memastikan dukungan bagi pegawai yang terdampak,
sekaligus menjaga soliditas dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Selain
menyalurkan bantuan, Kejati Aceh melakukan pendataan kebutuhan lanjutan terkait
pemulihan sarana dan prasarana agar layanan Kejaksaan tetap berjalan di wilayah
terdampak.
Kejaksaan
Tinggi Aceh memastikan akan terus memantau kondisi lapangan, mengoordinasikan
bantuan tambahan bila diperlukan, dan menjaga kesiapsiagaan menghadapi bencana
hidrometeorologi yang berpotensi meningkat.
Dengan
langkah cepat ini, Kejati Aceh berharap dapat meringankan beban pegawai maupun
masyarakat yang terdampak, sekaligus memperkuat ketahanan institusi dalam
menghadapi situasi darurat di Provinsi Aceh. (Muzer)

.jpeg)
.jpeg)

