Berita Terbaru

Kajati Kalsel Tiyas Widiarto Dorong Sinergi Kampus dan Kejaksaan Lewat Pembentukan Adhyaksa Chambers

 

Kajati Kalsel Tiyas Widiarto Dorong Sinergi Kampus dan Kejaksaan Lewat Pembentukan Adhyaksa Chambers


BANJARMASIN – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Selatan, Tiyas Widiarto, S.H., M.H., menegaskan pentingnya sinergi antara institusi penegak hukum dan perguruan tinggi dalam memperkuat pembangunan hukum nasional. Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Academic Engagement dalam rangka Pembentukan Adhyaksa Chambers yang digelar di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Selasa (30/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Rektor Universitas Lambung Mangkurat Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., sivitas akademika, serta jajaran Kejaksaan di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Kajati Tiyas Widiarto menekankan bahwa kolaborasi antara Kejaksaan dan dunia akademik merupakan langkah strategis untuk melahirkan pemikiran-pemikiran progresif dalam menghadapi dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan kajian hukum, sementara Kejaksaan merupakan institusi yang mengimplementasikan hukum dalam praktik. Sinergi keduanya diyakini mampu menghasilkan inovasi, rekomendasi kebijakan, serta sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.


"Melalui forum akademik ini diharapkan terbangun kerja sama yang semakin erat antara Kejaksaan dan perguruan tinggi dalam menghasilkan gagasan, inovasi, serta sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan penegakan hukum di masa depan," ujar Tiyas Widiarto.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Keynote Speech oleh Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Prof. Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M., yang memaparkan konsep Adhyaksa Chambers sebagai pusat penyelesaian sengketa sektor publik melalui mekanisme Alternative Dispute Resolution (ADR).

Dalam paparannya dijelaskan bahwa Adhyaksa Chambers merupakan inovasi kelembagaan Kejaksaan Republik Indonesia yang dirancang untuk memperkuat penyelesaian sengketa secara efektif, efisien, dan kolaboratif. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, mempercepat pelaksanaan pembangunan nasional, serta mengoptimalkan peran Jaksa Pengacara Negara dalam melindungi kepentingan negara dan masyarakat.

Melalui kegiatan Academic Engagement tersebut, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan di bawah kepemimpinan Tiyas Widiarto menunjukkan komitmennya dalam membangun kemitraan strategis dengan kalangan akademisi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya berbagai inovasi hukum yang adaptif, sekaligus memperkuat kualitas penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan publik. (Muzer)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment