Sesbadiklat Tekankan Integritas dalam Pelantikan Pejabat Eselon IV Badiklat, Yulianto: Integritas Kunci Karier dan Kepercayaan Publik
![]() |
| Sesbadiklat Dr. Yulianto (kanan) melantik pejabat eslon IV : Pejabat Baru Harus Total Mengabdi di Badiklat |
JAKARTA – Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi pejabat eselon IV di lingkungan Badiklat, Rabu (18/2/2026). Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Badiklat Kejaksaan RI, Dr. Yulianto, dan dihadiri Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan, Kepala Pusdiklat Teknis dan Fungsional, para kepala bidang, kepala bagian, hingga seluruh pejabat eselon IV.
Pelantikan
tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia
Nomor: KEP-IV-1766/C/12/2025 tentang Pengangkatan dalam Jabatan
Struktural Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kejaksaan RI.
Adapun pejabat
yang dilantik, yakni:
1.
Muhammad
Afif Perwiratama Pramono, S.H., M.H. sebagai Kepala Subbagian Standarisasi
Pendidikan dan Pelatihan serta Penjamin Mutu pada Bagian Penyusunan Program,
Laporan, dan Penilaian Sekretariat Badiklat.
2.
Didit
Agung Nugroho, S.H., M.H.
sebagai Kepala Subbagian Program pada Bagian Penyusunan Program, Laporan, dan
Penilaian Sekretariat Badiklat.
3.
Hartawan,
S.H., M.H.
sebagai Kepala Subbagian Pengendalian Sentra Diklat Wilayah II pada Bidang
Sentra Diklat Pusat Diklat Teknis dan Fungsional.
Dalam
sambutannya, Sesbadiklat Dr. Yulianto menegaskan bahwa integritas merupakan
kunci utama dalam meniti karier dan menjalankan amanah jabatan. Menurutnya,
integritas bukan hanya slogan, tetapi fondasi yang harus dipegang teguh oleh
setiap insan Adhyaksa.
“Pelajaran paling
penting adalah integritas. Peganglah integritas itu, niscaya dengan integritas
kalian akan melejit kariernya. Percayalah, integritas adalah sesuatu yang harus
kalian pegang dalam kondisi apa pun,” tegas Yulianto.
Ia juga
menekankan pentingnya loyalitas yang benar, yaitu loyalitas kepada
institusi dan pimpinan dalam kerangka profesionalisme. Menurutnya, loyalitas
bukan berarti mengikuti kepentingan pribadi, melainkan mengabdikan diri
sepenuhnya demi kemajuan organisasi.
“Loyalitas kalian
adalah kepada pimpinan dan institusi. Itu bentuk loyalitas yang benar. Selama
kalian berada di Badiklat, maka berikan pengabdian terbaik untuk Badiklat,”
ujarnya.
Secara khusus,
Yulianto memberikan perhatian besar kepada Bagian Program dan Laporan. Ia
menyebut bagian tersebut sebagai ujung tombak Kejaksaan dalam membangun
kualitas sumber daya manusia.
“Bagian program
adalah jantungnya Badiklat. Saya tidak mau kalian setengah-setengah dalam
mengabdi. Berikan darma bakti sepenuh hati. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh,
bahkan jika perlu menjadi orang terakhir yang pulang,” pesannya dengan tegas.
Tak hanya soal
kinerja, Sesbadiklat juga mengingatkan agar para pejabat baru tidak mudah
tergoda oleh jalan pintas dan tetap fokus pada pengabdian.
“Tidak semua
orang yang menjauh dari kalian akan lebih dulu sukses. Yakinlah, pengabdian
yang tulus akan dinilai oleh pimpinan. Profesionalisme dan integritas akan
selalu menemukan jalannya sendiri,” katanya.
Dalam suasana
menjelang bulan suci Ramadan, Yulianto juga mengajak seluruh pejabat yang
dilantik untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, memohon
bimbingan agar diberi kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas.
“Menangislah,
mintalah kepada Allah yang terbaik untuk karier kalian dan untuk institusi yang
kita cintai ini. Insyaallah, jika kita pegang integritas dan profesionalisme,
Allah SWT akan bersama kita, dan Kejaksaan akan semakin dipercaya masyarakat,”
tuturnya.
Di akhir
sambutan, Yulianto menegaskan komitmennya untuk mengaktifkan kembali peran
Sentra Diklat sebagai pusat penguatan kapasitas aparatur. Ia mengungkapkan
telah memerintahkan penyusunan agenda kegiatan dan menyiapkan dukungan
perjalanan dinas agar Sentra Diklat dapat berjalan optimal.
Pelantikan ini
diharapkan menjadi momentum penyegaran organisasi dan penguatan peran Badiklat
Kejaksaan RI sebagai garda terdepan dalam mencetak sumber daya manusia
Kejaksaan yang berintegritas, profesional, dan berdaya saing tinggi. (Muzer)

