Di Hadapan Jajaran Kejari Aceh Singkil, Kajati Aceh Motivasi Jaksa Muda Kerja Dua Kali Lebih Keras
![]() |
| Kajati Aceh Kunjungi Kejari Aceh Singkil, Tekankan Loyalitas dan Integritas Insan Adhyaksa |
ACEH SINGKIL – Usai mengikuti kegiatan Koordinasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Yudi Triadi, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Jumat (6/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kajati Aceh didampingi Asisten Perdata dan
Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Aceh. Kedatangan rombongan disambut langsung
oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Singkil, Muhammad Junaidi,
beserta seluruh jajaran pegawai.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi Kajati Aceh untuk
memberikan pengarahan langsung kepada seluruh insan Adhyaksa di wilayah Aceh
Singkil, sekaligus memperkuat soliditas internal dalam menjalankan tugas dan
fungsi penegakan hukum.
Dalam arahannya, Kajati Aceh menekankan bahwa loyalitas dan
integritas merupakan dua pilar utama yang tidak dapat dipisahkan dalam
membangun karakter aparatur Kejaksaan. Menurutnya, setiap pegawai Kejaksaan
harus memahami bahwa Nomor Register Pegawai (NRP) bukan hanya sekadar identitas
administratif, tetapi juga simbol komitmen, kedisiplinan, serta loyalitas tegak
lurus kepada pimpinan dan institusi.
“Loyalitas dan integritas adalah kunci. Jika hanya loyal tanpa
integritas, tidak akan jadi. Sebaliknya, punya integritas tapi tidak loyal,
juga tidak akan berhasil. Keduanya harus berjalan beriringan untuk menghasilkan
kinerja yang baik,” tegas Yudi Triadi.
Lebih lanjut, Kajati Aceh juga memotivasi para pegawai, khususnya para
jaksa muda, agar tidak cepat merasa puas dengan capaian yang ada. Ia menegaskan
bahwa kesuksesan dalam karier membutuhkan etos kerja yang jauh di atas
rata-rata.
“Jika orang lain bekerja satu kali, kita harus dua kali. Jika orang lain
bekerja satu jam, kita harus dua jam. Itulah satu-satunya cara untuk
mengakselerasi karier dan menjadi lebih baik dari angkatan lainnya,” ujarnya
memotivasi.
Selain memberikan motivasi, Kajati Aceh turut menyinggung capaian Kejati
Aceh dalam menghadirkan inovasi unggulan “Adhyaksa Peduli Stunting” yang
digagas dan dimotori oleh Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Program
tersebut dinilai berhasil memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta
mengantarkan Kejati Aceh meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)
dan menjadi finalis tingkat nasional dalam penilaian Kementerian PAN-RB.
Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi contoh bahwa Kejaksaan
tidak hanya berperan sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai
institusi yang hadir memberikan solusi terhadap persoalan sosial di tengah
masyarakat.
Menutup arahannya, Kajati Aceh mengingatkan seluruh jajaran agar tetap
disiplin dalam aspek administrasi dan kepatuhan internal, mulai dari pengisian Laporan
Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), pelaporan SPT Pajak,
hingga pengaktifan akun Kortek sebagai bagian dari sistem pembinaan
kepegawaian.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat
pengabdian, meningkatkan profesionalisme, serta mendorong jajaran Kejaksaan
Negeri Aceh Singkil untuk terus memberikan pelayanan hukum yang prima,
berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Muzer)
.jpeg)
