Jaksa Agung Tunjuk Sila Pulungan Jadi Kajati Sulsel, Didik Farkhan Dipromosikan Jadi Sesjampidsus
![]() |
| Jaksa Agung Burhanuddin |
JAKARTA – Jaksa Agung ST
Burhanuddin melakukan perombakan besar di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia
dengan memutasi puluhan pejabat struktural, termasuk 14 Kepala Kejaksaan Tinggi
(Kajati).
Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik
Indonesia Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026 tentang Pemberhentian
dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil
Kejaksaan RI.
Dalam mutasi kali ini, sebanyak 53 pejabat mengalami rotasi, promosi,
dan penugasan baru. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari penyegaran
organisasi sekaligus penguatan kinerja institusi dalam menghadapi tantangan
penegakan hukum, khususnya penanganan perkara korupsi yang menjadi sorotan
publik.
Salah satu sorotan utama dalam perombakan tersebut adalah promosi yang
diterima Didik Farkhan Alisyahdi, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan itu
dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda
Tindak Pidana Khusus (Sesjampidsus) di Kejaksaan Agung.
Posisi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan selanjutnya diisi oleh Sila
Haholongan Pulungan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi
Kepulauan Bangka Belitung. Penunjukan Sila menjadi Kajati Sulsel menjadi bagian
penting dalam regenerasi kepemimpinan di wilayah strategis tersebut.
Selain itu, rotasi juga menyentuh sejumlah posisi penting lainnya. Agus
Sahat Sampe Tua Lumban Gaol yang sebelumnya menjabat Kajati Jawa Timur
dipromosikan menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum
(Sesjampidum). Sementara itu, posisi Kajati Jawa Timur diisi oleh Abd Qohar AF
yang sebelumnya menjabat Kajati Sulawesi Tenggara.
Selanjutnya, jabatan Kajati Sulawesi Tenggara dipercayakan kepada Sugeng
Riyanta yang sebelumnya menjabat Direktur pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak
Pidana Umum.
Di wilayah lain, Hermon Dekristo yang sebelumnya menjabat Kajati Jawa
Barat dipromosikan menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Militer. Posisi
yang ditinggalkannya kini diisi oleh Sutikno, yang sebelumnya menjabat Kajati
Riau.
Rotasi juga terjadi di Sumatera Utara. Harli Siregar dipercaya mengemban
tugas baru sebagai Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.
Sementara posisi Kajati Sumut kini dijabat oleh Muhibuddin yang sebelumnya
menjabat Kajati Sumatera Barat.
Adapun di Jawa Tengah, Siswanto mendapat promosi sebagai Direktur pada
Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, sedangkan posisi Kajati Jawa Tengah
kini dipercayakan kepada Teguh Subroto.
Perombakan besar ini menunjukkan langkah konsolidasi internal Kejaksaan
Agung dalam memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan efektivitas
penegakan hukum di seluruh wilayah Indonesia. Promosi terhadap sejumlah pejabat
kunci, termasuk Didik Farkhan dan Sila Pulungan, diharapkan mampu membawa
energi baru dalam mendukung agenda penegakan hukum yang profesional, berintegritas,
dan berkeadilan. (Muzer)
