Badiklat Kejaksaan Resmikan Klinik Utama, Dirangkai Syukuran dan Munggahan Sambut Ramadhan 1447 H, Leonard Simanjuntak: Klinik Utama Harus Hadir untuk Masyarakat
![]() |
| Syukuran dan Peresmian Klinik Utama Warnai Jumat Berkah di Badiklat Kejaksaan RI |
JAKARTA — Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI menggelar syukuran sekaligus munggahan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, yang dirangkaikan dengan peresmian peningkatan status Poliklinik Adhyaksa dari Klinik Pratama menjadi Klinik Utama. Kegiatan berlangsung di halaman depan Poliklinik Adhyaksa, Jumat (13/2/2026), usai pelaksanaan Salat Jumat.
Acara tersebut
dipimpin langsung oleh Kepala Badiklat Kejaksaan RI, Dr. Leonard Simanjuntak,
dan dihadiri oleh Sekretaris Badiklat Dr. Yulianto, para Kepala Pusat
Pendidikan dan Pelatihan, pejabat eselon III dan IV, para jaksa senior, serta
seluruh pegawai di lingkungan Badiklat Kejaksaan RI, turut hadir perwakilan dari PPPJ Angkatan 83 Gelombang I.
Dalam sambutannya,
Dr. Leonard Simanjuntak mengungkapkan bahwa peningkatan status Poliklinik
Adhyaksa menjadi Klinik Utama telah dirancang sejak satu tahun lalu sebagai
bagian dari upaya mewujudkan Badiklat Kejaksaan RI yang lebih humanis dan
terbuka bagi masyarakat.
“Sudah lama saya merancang agar klinik ini ditingkatkan menjadi Klinik Utama. Ini bukan sekadar untuk internal, tapi juga agar bisa memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Badiklat harus menjadi lembaga yang insani, yang hadir dan peduli terhadap sesama,” ujar Leonard.
Ia juga
menyinggung gagasan besar lainnya, yakni pembangunan Masjid Insani yang
diharapkan menjadi ruang terbuka bagi siapa saja, termasuk masyarakat umum yang
membutuhkan bantuan, baik secara spiritual maupun sosial.
“Masjid Insani
ini harus terbuka untuk semua. Banyak orang yang datang dari luar kota, mungkin
belum makan, belum punya tempat. Kita harus bisa menyiapkan makanan, memberikan
pertolongan. Inilah semangat insani yang ingin kita bangun,” tegasnya.
Leonard
menambahkan, dengan status Klinik Utama, Poliklinik Adhyaksa diharapkan ke
depan mampu menyelenggarakan berbagai layanan kesehatan sosial, seperti bakti
kesehatan, pengobatan gratis, hingga program operasi tertentu bagi masyarakat
kurang mampu.
“Suatu saat kita
bisa mengadakan operasi katarak gratis atau layanan medis lain untuk
masyarakat. Klinik ini harus menjadi sarana pengabdian,” tambahnya.
Sementara itu,
Sesbadiklat Dr. Yulianto dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas
terselenggaranya acara tersebut dengan lancar dan penuh makna.
“Alhamdulillah,
berkat kerja sama semua pihak, acara ini berjalan sukses. Peningkatan status
Klinik Pratama menjadi Klinik Utama ini merupakan berkah dan ridho dari Allah
SWT. Apalagi ini Jumat terakhir sebelum memasuki bulan puasa, tentu menjadi
Jumat yang penuh berkah,” ujarnya.
Rangkaian
kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kasubag Perlengkapan
Badiklat, Muhammad Akbar, yang memohon kesehatan, kekuatan, serta
kemudahan bagi seluruh pegawai Badiklat Kejaksaan RI dalam menjalankan tugas
sebagai abdi negara.
Acara kemudian
dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, ramah tamah, dan santap makan siang
bersama sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan menjelang bulan suci
Ramadhan. (Muzer)


