BREAKING NEWS

Dari Kejagung ke Kemendes, Masyhudi Emban Tugas Strategis sebagai Inspektur Jenderal

 



JAKARTA – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon I, yakni Inspektur Jenderal, pada Senin (23/2/2026) di Jakarta. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto.


Dalam kesempatan itu, Dr. Masyhudi, S.H., M.H. resmi dilantik sebagai Inspektur Jenderal Kemendes PDT. Sebelumnya, Masyhudi menjabat sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Politik, Keamanan, dan Penegakan Hukum pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kinerja serta pakta integritas bagi para Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Administrator di lingkungan Kemendes PDT.

Dalam sambutannya, Mendes Yandri menegaskan pentingnya penguatan fungsi pengawasan internal guna memastikan seluruh program kementerian berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, momentum pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam pembangunan desa dan daerah tertinggal.

“Kita butuh pengawasan hebat dan kuat di Kemendes. Desa kita banyak, dana desa besar, ada program Koperasi Desa Merah Putih. Hari ini program Bapak Presiden menyasar ke desa. Kami, saya sama Pak Wamen mohon dukungan Bapak Ibu untuk terus melakukan yang terbaik di lingkungan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal,” ujar Yandri dalam acara yang juga dihadiri Wakil Menteri Desa PDT, Ahmad Riza Patria.

Ia menekankan bahwa besarnya anggaran dana desa serta banyaknya program strategis pemerintah yang menjangkau hingga tingkat desa menuntut sistem pengawasan yang semakin solid. Dengan pengawasan yang kuat, potensi penyimpangan diharapkan dapat dicegah sejak dini sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana dan program pembangunan desa.

Masyhudi, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Adhyaksa Shooting Club (ASC), diharapkan mampu memperkuat fungsi audit, evaluasi, dan pengawasan internal secara menyeluruh di Kemendes PDT. Mendes Yandri juga meminta seluruh jajaran kementerian memberikan dukungan penuh kepada Inspektorat Jenderal agar setiap kebijakan dan program benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa di seluruh Indonesia.

Yandri menambahkan, tugas Kemendes PDT ke depan semakin kompleks seiring pelaksanaan agenda prioritas nasional, termasuk Asta Cita ke-6. Karena itu, diperlukan tim yang solid, kebersamaan, serta komitmen kuat dalam menjalankan amanah.

“Kemendes tugasnya banyak sekali dari Presiden. Maka perlu tim yang kompak, perlu kebersamaan, perlu keguyuban kita semua. Waktu terus berjalan, tanggung jawab terus menanti. Maka untuk menunaikan kewajiban itu perlu keikhlasan hati,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mendes Yandri memastikan seluruh mekanisme kerja di Kemendes PDT harus berjalan terbuka dan bebas dari praktik pungutan liar. Pengawasan akan dilakukan secara ketat untuk menutup celah penyalahgunaan kewenangan.

Pesan tersebut menjadi penekanan kuat agar seluruh jajaran menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik, khususnya Masyhudi, mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghindari segala bentuk praktik yang dapat mencederai kepercayaan publik. (Muzer)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment