BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4


Badiklat Kejaksaan-Kemendikbudristek Gelar Upacara Penutupan Diklat Peningkatan Kompetensi Hukum Auditor

      Kapusdiklat Teknis Fungsional Dr. Heri Jerman: Diklat Peningkatan Kompetensi Hukum Auditor Kemendikbudristek di Badiklat Kejaksaan...

 

 

 

Kapusdiklat Teknis Fungsional Dr. Heri Jerman: Diklat Peningkatan Kompetensi Hukum Auditor Kemendikbudristek di Badiklat Kejaksaan Berjalan Sangat Interaktif dan Dinamis

 



 


JAKARTA- Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI menggelar upacara penutupan Diklat Diklat Peningkatan Kompetensi Bidang Hukum Auditor Kemendikbudristek Tahun 2024, Diklat yang berlangsung selama lima hari yang dimulai sejak Hari Senin tanggal 27 hingga 31 Mei 2024 di Kampus A Badiklat Kejaksaan RI diikuti sebanyak 25 orang peserta auditor dari Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek.


“ Alhamdulillah pelaksanaan penyelenggaraan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Bidang Hukum Auditor, kerja sama antara Badan Diklat Kejaksaan R.I. Dengan Inspektorat Kemendikbudristek yang dilaksanakan di Badan Diklat Kejaksaan R.I berjalan sangat interaktif dan dinamis,” ujar Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional (Kapus DTF) pada Badiklat Kejaksaan RI, Dr. Heri Jerman pada Penutupan Diklat Peningkatan Kompetensi Bidang Hukum Auditor Kemendikbudristek, Jumat (31/5/2024) .

“ Kami sangat mengapresiasi adanya kegiatan pelatihan yang telah kita selesaikan hari ini merupakan salah satu bentuk komitmen untuk mewujudkan sumber daya manusia khususnya Inspektorat Kemendikbudristek yang profesional dan berintegritas dalam peningkatan kompetensi di bidang hukum,” tutur Heri Jerman saat menutup Diklat ini.

 

Menurutnya, Pendidikan dan hukum sangat berkaitan erat dan saling berpengaruh besar bagi keberlangsungan hidup dan kesejahteraan dalam kehidupan bermasyarakat serta individu sebagai mahluk sosial yang hidup bersama-sama.

Dimana kekerasan, perundungan dan intoleransi yang merupakan 3 permasalahan/dosa besar dalam dunia pendidikan yang merupakan tanggung jawab kita bersama khususnya  kemendikbudristek  harus segera ditangani demi keselamatan masa depan generasi penerus bangsa indonesia,” bebernya.

 

Sejalan dengan materi-materi dan diskusi dalam pelatihan yang telah diberikanpun  disesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi antara lain bagaimana penanganan terhadap delik kekerasan, delik perundungan, delik intoleransi, yang sering terjadi di dunia pendidikan.

 

Demikian pula dengan materi lainnya seperti  pengantar tindak pidana korupsi, penyelidikan penyidikan dan pembuktian serta bagaimana pembuatan laporan informasi atas dugaan tindak pidana yang telah disampaikan  oleh para narasumber semoga dapat  membantu dalam penanganan /penyelesaian tugas-tugas Inspektorat Kemendikbudristek dilapangan dimana salah satu tugasnya adalah melaksanakan penemuan fakta atas pengaduan masyarakat/pegawai, dugaan korupsi, kolusi nepotisme dan penyelewengan lainnya.

 

Menutup sambutannya, Kapus DTF Heri Jerman juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Inspektorat Kemendikbudristek, para narasumber yang telah bersedia berbagi ilmu dan pengalaman. “ Mudah-mudahan kerjasama ini terus berlanjut dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia di inspektorat kemendikbudristek yang mumpuni untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya memiliki  kemampuan intelektual tetapi juga yang memiliki  budi pekerti yang luhur dan akhlak yang baik,” tutupnya. (Muzer)

 

 

 

COMMENTS