BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4


Sehari Setelah Dilantik Sebagai Kasi Pidsus Kejari Mojokerto, Langsung Tancap Gas

    Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono melakukan salam komando bersama Kasi Pidsus Rizky Raditya Eka Putra yang ...

 


 

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono melakukan salam komando bersama Kasi Pidsus Rizky Raditya Eka Putra yang baru dilantiknya.

MOJOKERTO
 – Sekian bulan jabatan kursi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto kosong, hari ini kekosongan terjawab sudah dengan hadirnya mantan Kasi Datun Kejari Lumajang Rizky Raditya Eka Putra.

Kepala Kejaksaan Negeri ( kajari ) Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono menyampaikan bahwa Kasi Datun Kejari Lumajang Rizky Raditya Eka Putra resmi mengisi kekosongan kursi Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Mojokerto.

Dikatakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kasi Pidsus, telah dilaksanakan kemarin ( kamis, 17/3/2022 – red ) di aula Kejari setempat.

Kajari bersama para Kasi dan Kasubagbin melakukan formasi salam kekompakan usai acara pelantikan Kasi Pidsus.

Gaos menyebut kehadiran pejabat baru ini menambah semangat baru kejaksaan negeri kabupaten Mojokerto dalam rangka pemberantasan korupsi di daerah.

 ’’Dengan pengisian kasi pidsus yang sudah beberapa bulan kosong ini, diharapkan penanganan korupsi di wilayah ini semakin optimal,’’ ungkap Kajari Gaos Wicaksono, kepada media ini melalui washap Jumat ( 18/3/2022 )

Gaos berharap dengan bergabungnya pejabat baru ini bisa langsung tancap gas dan menyesuaikan diri di lingkungan baru dengan 18 kecamatan ini. Sebab, tantangan dalam penegakan hukum ke depan semakin kompleks.

’’Artinya, penanganan tidak sekadar penegakan hukum. Tapi pengembalian dan menyelamatan kerugian uang Negara. Itu menjadi yang utama,’’ tegasnya.

Gaos menyebut salah satunya perkara dugaan korupsi di Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Kecamatan Jatirejo yang saat ini masih tahap penyidikan masih di kebut untuk dapat segera diimpahkan ke Pengadilan.

 ’’Kami targetkan minggu depan, perkara dengan kerugian negara Rp 464 juta ini sudah kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor untuk disidangkan,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, kejari juga menerima pengembalian keuangan negara atas dalam kasus dugaan korupsi di PNPM-MP Kecamatan Jatirejo. Dari total Rp 464 juta, tersangka hanya bisa mengembalikan separonya. Yakni, senilai Rp 261 juta.

Sementara Kasi Pidsus Rizky Raditya usai dilantik menyatakan segera siap bekerja maksimal dan segera tancap gas untuk melakukan penyesuaian di lingkungan baru. Termasuk mempelajari sejumlah kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani kejari saat ini. ( Muzer/ Rls )

COMMENTS