Sambut Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejaksaan Agung Gelar Donor Darah “Kita Sehat Mereka Selamat”, Ratusan Siswa PPPJ Turut Berpartisipasi
![]() |
Sambut Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejaksaan Agung Gelar Donor Darah di Badiklat dan Kejagung
JAKARTA – Menyambut Hari Lahir Kejaksaan
Republik Indonesia ke-81, Kejaksaan Agung menggelar aksi donor darah
sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial memperingati hari bersejarah
institusi Adhyaksa tersebut.
Mengusung tema “Kita Sehat Mereka Selamat”, kegiatan donor darah dipusatkan di dua lokasi, yakni Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Ragunan, pada Rabu (26/8/2026) dan Kejaksaan Agung pada Kamis (27/8/2026).
Pelaksanaan donor
darah di Badiklat Kejaksaan RI mendapat sambutan antusias. Ratusan peserta Pendidikan
dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 83 Gelombang II terlihat
mengantre untuk mengikuti proses donor darah.
Selain peserta
PPPJ, kegiatan tersebut juga diikuti para pegawai Badiklat Kejaksaan RI serta
pekerja alih daya (outsourcing) di lingkungan Badiklat.
Kegiatan ini
merupakan wujud kepedulian sosial Kejaksaan Agung kepada masyarakat. Setiap
kantong darah yang disumbangkan diharapkan dapat membantu pasien yang
membutuhkan transfusi darah di berbagai rumah sakit.
Dalam
pelaksanaannya, Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia
(PMI) untuk memastikan proses donor berlangsung sesuai dengan ketentuan dan
standar kesehatan.
Kejaksaan Hadir Lewat Aksi Kemanusiaan
Aksi donor darah
menjadi salah satu bentuk nyata semangat Kejaksaan Agung dalam memperingati
Hari Lahir Kejaksaan ke-81. Momentum tersebut tidak hanya dirayakan melalui
kegiatan internal dan seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang
memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Peringatan Hari
Lahir Kejaksaan ke-81 mengusung semangat “Mengembalikan Kepercayaan Publik
melalui Penegakan Hukum yang Berintegritas, Adil dan Humanis.”
Semangat humanis
tersebut tercermin melalui keterlibatan jajaran Kejaksaan Agung, termasuk
Badiklat, para peserta PPPJ dan seluruh unsur yang turut menyumbangkan
darahnya.
Bagi Kejaksaan
Agung, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk kepedulian dan
solidaritas kepada sesama. Setetes darah yang diberikan dapat menjadi harapan
bagi masyarakat yang tengah berjuang mendapatkan kesembuhan.
Rangkaian
kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Kejaksaan Agung tidak hanya
menjalankan peran sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga hadir di tengah
masyarakat melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Melalui semangat “Kita
Sehat Mereka Selamat”, peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 diharapkan
semakin memperkuat nilai pengabdian, kebersamaan dan kepedulian seluruh insan
Adhyaksa kepada masyarakat. (Muzer)

.jpeg)