Kajari Pidie Suhendra Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti
Di Bawah Komando Kajari Suhendra, Kejari Pidie Musnahkan Barang Bukti Perkara Inkracht
|
PIDIE
ACEH – Kejaksaan
Negeri Pidie di bawah komando Kepala Kejaksaan Negeri, Suhendra, kembali
menegaskan komitmennya dalam penegakan hukum melalui kegiatan pemusnahan barang
bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).
Kegiatan
pemusnahan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Pidie,
Kamis (9/4/2026), dengan melibatkan berbagai unsur internal Kejaksaan serta
instansi terkait.
Pelaksanaan
pemusnahan dipimpin oleh Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang
Bukti (PAPBB) R. Bayu Ferdian, bersama Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Faizah,
Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Yunadi, serta Kepala Subseksi
Prapenuntutan Pidum Muhammad Khairul Fauzan.
Di bawah arahan Suhendra,
kegiatan ini berjalan tertib dan transparan sebagai bentuk akuntabilitas dalam
pengelolaan barang bukti hasil penanganan perkara.
Pemusnahan barang
bukti tersebut turut disaksikan oleh berbagai pihak lintas instansi, di
antaranya perwakilan Kepolisian Resor Pidie, Pengadilan Negeri Pidie, Badan
Narkotika Nasional Kabupaten Pidie, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan
(BPOM) Aceh, serta Dinas Kesehatan Pidie.
Kehadiran lintas
instansi ini menunjukkan sinergi yang solid dalam mendukung upaya pemberantasan
tindak pidana, khususnya peredaran barang terlarang yang meresahkan masyarakat.
Adapun proses
pemusnahan dilakukan secara terbuka dengan metode yang disesuaikan dengan
karakteristik barang bukti agar tidak dapat digunakan kembali. Kegiatan diawali
dengan penghancuran barang bukti narkotika jenis sabu, dilanjutkan dengan
pembakaran ganja serta sejumlah barang sitaan lainnya hingga habis.
Sebagai penutup,
jajaran pejabat dan tamu undangan turut melakukan pemusnahan barang bukti
berupa telepon seluler dengan cara dihancurkan, guna memastikan seluruh barang
bukti benar-benar tidak dapat dimanfaatkan kembali.
Melalui kegiatan
ini, Suhendra menegaskan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta sinergi
antar lembaga dalam mewujudkan penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan di
wilayah Kabupaten Pidie. (Muzer)
.jpeg)