Kejati Bangka Belitung Gelar Bakti Sosial ke Panti Jompo dan Panti Asuhan Sambut Sukacita Natal
![]() |
Dipimpin Kajati Sila H. Pulungan, Kejati Bangka Belitung Hadirkan Sukacita Natal bagi Penghuni Panti. (Foto: Scrinsut IG Kejati)
|
PANGKALPINANG — Menyambut datangnya bulan Desember yang identik dengan semangat dan sukacita Natal, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian kepada sesama.
Kegiatan berlangsung pada Selasa (2/12/2025) dengan menyambangi Panti
Jompo Siti Ana di Selindung Baru dan Panti Asuhan Ruth. Rombongan
dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung,
Sila H. Pulungan, didampingi Wakil Kepala Kejati Babel, Yuliana Sagala,
serta pengurus IAD Wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam kunjungan tersebut, Kejati Babel menyalurkan beragam bantuan
sosial, mulai dari kebutuhan pokok, perlengkapan harian, hingga bantuan
lain yang diperlukan para penghuni panti. Kehadiran jajaran Adhyaksa ini
menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat tali kemanusiaan menjelang
perayaan Natal.
Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Sila H. Pulungan,
menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan cerminan dari komitmen
Kejati untuk menumbuhkan empati dan solidaritas, terutama bagi para lansia dan
anak-anak yang membutuhkan perhatian.
“Memasuki Desember, kami ingin berbagi sukacita
Natal bersama saudara-saudara kita di panti jompo dan panti asuhan. Bantuan ini
mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat membawa kebahagiaan dan
semangat baru bagi mereka,” ujar Kajati.
Tidak hanya menyerahkan bantuan, jajaran Kejati Babel turut berinteraksi
langsung dengan para penghuni panti melalui doa bersama, perbincangan hangat,
serta kegiatan ramah-tamah. Suasana penuh keakraban dan kehangatan terasa
selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka
Belitung berharap dapat menghadirkan kasih, sukacita, dan perhatian nyata bagi
para penghuni panti menjelang perayaan Natal.
Kejati Babel menegaskan bahwa aksi sosial seperti ini akan terus menjadi
agenda berkelanjutan. Tidak hanya dilakukan pada momen keagamaan, tetapi juga
sebagai bagian dari pengabdian institusi untuk hadir dan memberi manfaat bagi
masyarakat luas. (Muzer)
.jpeg)
.jpeg)