BREAKING NEWS

Kajari Pidie Suhendra Pimpin Penyaluran Bantuan Sembako untuk Pegawai dan PPNPN Terdampak Banjir

       

Kajari Pidie Gerak Cepat Bantu Jajaran Terdampak Banjir, Perkuat Solidaritas Internal Kejaksaan. (Foto: IG Kejari)

 

ACEH PIDIE- Kepala Kejaksaan Negeri Pidie, Suhendra, memimpin langsung penyaluran bantuan sembako bagi pegawai dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Pidie. Kegiatan berlangsung di lingkungan Kejaksaan Negeri Pidie pada Jumat (5/12/2025), didampingi Kepala Seksi Intelijen Muliana serta Kasubbagbin Kejari Pidie, Amir Husen, S.H.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas dari jajaran Kejari Pidie terhadap keluarga besar Adhyaksa yang mengalami dampak langsung akibat banjir. Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi untuk memastikan seluruh pegawai yang membutuhkan mendapatkan dukungan tepat waktu.

Banjir yang melanda Kabupaten Pidie dalam beberapa hari terakhir tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi para pegawai Kejari dan PPNPN. Melalui pemberian sembako ini, diharapkan kebutuhan dasar mereka dapat terbantu, sekaligus memberikan dukungan moral di tengah situasi darurat.

Kajari Pidie, Suhendra, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling membantu, khususnya ketika bencana melanda. Ia berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan antarsesama pegawai serta menumbuhkan rasa kepedulian di lingkungan Kejaksaan Negeri Pidie.

“Musibah ini harus kita hadapi bersama. Kita ingin memastikan seluruh keluarga besar Kejari Pidie tetap kuat dan saling mendukung,” ujar Kajari.

Banjir Meluas di 16 Kabupaten/Kota

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) pada 27 November 2025 melaporkan banjir melanda 16 kabupaten/kota di Aceh, termasuk Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.

Selama periode 18 November 2025 pukul 07.00 WIB hingga 27 November 2025 pukul 16.00 WIB, BPBA mencatat sedikitnya 33.817 kepala keluarga (119.988 jiwa) terdampak banjir, sementara 6.998 kepala keluarga (20.759 jiwa) terpaksa mengungsi. Bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi, angin kencang, serta kondisi geologi yang labil sehingga memicu banjir, tanah bergerak, dan tanah longsor di sejumlah titik.

Melihat kondisi tersebut, Kejari Pidie memastikan terus memantau situasi serta memberikan dukungan internal untuk memastikan pegawai dapat melalui masa sulit ini dengan tetap menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat. (Muzer)

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment