Donor Darah di Badiklat: Wujud Kepedulian Kejaksaan Agung pada HUT ke-80 |
JAKARTA – Suasana berbeda terasa di Kampus A Badan Pendidikan dan
Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Ruang
kelas di gedung Satya yang biasanya digunakan untuk proses pembelajaran, hari
itu dipenuhi suasana kemanusiaan. Kejaksaan Agung menggelar kegiatan donor
darah bertajuk “Peduli, Berbagi, dan Hidup dengan Mendonorkan Darah”
sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80.Ratusan Pegawai Kejaksaan dan Peserta PPPJ Ikuti Donor Darah di Kampus A Badiklat
Ratusan pegawai dari lingkungan
Kejaksaan Agung, Badiklat, serta peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan
Jaksa (PPPJ) Angkatan 82 Gelombang I dan II turut ambil bagian dalam kegiatan
ini. Dengan semangat kebersamaan, mereka bergantian mengantre untuk
menyumbangkan darahnya, memberikan harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan.
Peduli dan Berbagi, Kejaksaan Agung Gelar Donor Darah Bersama PMI di Jakarta
Bentuk
Pengabdian Nyata
Kegiatan donor darah ini tidak
sekadar menjadi agenda rutin, melainkan menjadi simbol kepedulian sosial dan
bentuk pengabdian nyata Kejaksaan RI kepada masyarakat. Bekerja sama dengan
Palang Merah Indonesia (PMI), kegiatan ini diharapkan dapat menambah pasokan
darah nasional, terutama untuk pasien yang membutuhkan di berbagai rumah sakit.
“Perayaan HUT Kejaksaan ke-80 ini
bukan hanya seremoni, tetapi juga mengandung makna kemanusiaan. Dengan
mendonorkan darah, kita berbagi kehidupan,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Peringatan
HUT yang Bermakna
Selain donor darah, peringatan HUT
Kejaksaan RI ke-80 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial lainnya yang
membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Seluruh rangkaian acara ini menjadi
wujud nyata bahwa institusi Kejaksaan hadir tidak hanya dalam penegakan hukum,
tetapi juga dalam upaya kemanusiaan dan pembangunan sosial. (Muzer)