BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4


Kabadiklat Kejaksaan Tony Spontana Umumkan 10 Terbaik Hingga Peraih Predikat Tertinggi Adhi Adhyaksa pada Pelantikan Jaksa

Kabadiklat Kejaksaan Tony Spontana saat melaporkan rangkaian kegiatan PPPJ angkatan 80 gelombang II kepada Jaksa Agung Burhanuddin pada upac...

Kabadiklat Kejaksaan Tony Spontana saat melaporkan rangkaian kegiatan PPPJ angkatan 80 gelombang II kepada Jaksa Agung Burhanuddin pada upacara pelantikan dan penutupan PPPJ, Kamis (14/12/2023)

JAKARTA
- Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kejaksaan RI Tony Spontana melaporkan kegiatan PPPJ (Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan jaksa ) Angkatan 80 Gelombang II Tahun 2023  diselenggarakan selama empat bulan yang dimulai sejak tanggal 18 Agustus 2023 yang dibuka secara resmi oleh Wakil Jaksa Agung, dan berakhir pada hari ini, tanggal 14 Desember 2023, dengan penutupan secara resmi oleh Jaksa Agung RI.


Pada kesempatan itu, Kabadiklat Tony Spontana menyampaikan bahwa metode penyelenggaraan diklat PPPJ  dilaksanakan secara klasikal, dengan pembelajaran tatap muka di dalam ruang kelas.

” Seluruh kegiatan diklat, yang meliputi giat penanaman jiwa korsa, belajar-mengajar, dan  simulasi persidangan, dilaksanakan di Kampus A Badiklat, Ragunan, Jakarta Selatan; sedangkan kegiatan outbound, praktek menembak, dan PKL dilaksanakan di luar kampus,” kata Kabadiklat Tony Spontana saat melaporkan kegiatan PPPJ dihadapan Jaksa Agung Burahnuddin, Kamis (14/12/2023).


Jumlah Peserta dan Kelulusan:

Peserta PPPJ Angkatan 80 Gelombang II Tahun 2023 berjumlah 320 orang Calon Jaksa yang berasal dari satker Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, dan Cabang Kejaksaan Negeri, yang dibagi dalam 8 kelas dengan jumlah peserta masing-masing sebanyak 40 orang.

Kabadiklat menyebut, dari 320 orang peserta, telah dilakukan penilaian secara komprehensif meliputi penilaian akademis dan sikap perilaku.

Satu orang peserta telah mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan oleh Badiklat dikembalikan ke satuan kerja asalnya sehingga sebanyak 319 orang peserta dinyatakan lulus.

Di samping itu, pada penutupan PPPJ Angkatan 80 Gelombang II Tahun 2023 ini, telah dipanggil untuk mengikuti pelantikan satu peserta yang ditunda pelantikannya pada PPPJ Angkatan 80 Gelombang I, yaitu Fadillah Desrianvi SH, asal satker Kejari Manado.

“ Dengan demikian pada hari ini terdapat 320 calon jaksa baru yang siap dilantik, karena telah memenuhi syarat untuk dapat diangkat menjadi Jaksa, sesuai ketentuan Pasal 9 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia,” ujar Tony Spontana.


Penilaian Kompetensi Peserta:

Berdasarkan penilaian kumulatif terdiri atas nilai wawasan pengetahuan (knowledge), ketrampilan (skill), dan sikap perilaku  (attitude) meliputi kedisiplinan, integritas, dan kepemimpinan, telah ditetapkan 10 (sepuluh) orang dengan nilai terbaik sebagai berikut.

Peserta dengan nilai kumulatif terbaik peringkat I atas nama Diffaryza Zaki Rahman, S.H, ditetapkan sebagai LULUSAN TERBAIK dan memperoleh penghargaan ADHI ADHYAKSA.

Selanjutnya peringkat ke dua diarih oleh Angelo Emanuel Flavio Seac, S.H dan ranking ke tiga Chita Arifa Hazna, S.H.Selanjutnya peringkat ke empat Senaya Sahara Jihad, S.H.Peringkat lima Jefferson Hakim, S.H, peringkat enam Muhammad Aziz Ma'ruf, S.H. peringkat tujuh Raden Muhammad Aditya Permana, S.H. peringkat delapan Eka Putri Fadhila, S.H. peringkat sembilan Dwina Gita Natalia Damanik, S.H. dan peringkat ke sepuluh Yesi Angraini, S.H.


Predikat Penghargaan Khusus:

Di samping 10 peserta terbaik, Badiklat juga memberikan penghargaan khusus kepada:Javas Mesa Briantama, asal satker Kejaksaan Negeri Mataram, sebagai peserta dengan NILAI AKADEMIS TERTINGGI; dan Muhammad Iqbal Pramudani, SH, asal satker Kejaksaan Negeri Jayapura, sebagai peserta dengan KEPEMIMPINAN TERBAIK.

Dengan berakhirnya PPPJ pada hari ini, sebanyak 320 orang telah memenuhi syarat untuk diangkat dalam jabatan Jaksa, maka sesuai ketentuan Pasal 10 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, bahwa sebelum memangku jabatannya, Jaksa wajib mengucapkan sumpah atau janji menurut agama atau kepercayaannya di hadapan Jaksa Agung.


“ Sehubungan dengan itu, kami mohon Bapak Jaksa Agung berkenan mengangkat sumpah atau janji dan melantik 320 orang di hadapan Bapak sebagai jaksa, sekaligus menutup secara resmi PPPJ Angkatan 80 Gel. II Tahun 2023 ini,” ujarnya.

Mengakhiri laporannya, Kabadiklat Tony Spontana atas nama Badiklat beserta seluruh jajaran menyampiakan ucapan terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan penguatan oleh Jaksa Agung RI, Wakil Jaksa Agung, serta seluruh pejabat utama Kejaksaan Agung sehingga PPPJ Angkatan 80 Gelombang II ini dapat berlangsung aman dan lancar. (Muzer)

 

COMMENTS