Korupsi Pengadaan Kapal Nautika Penangkap Ikan Senilai Rp 7,8 miliar, Kejati Malut Tetapkan 4 Tersangka

  Kajati Malut Dr.Erryl Prima Putra Agoes di dampingi Aspidsus M.Datu Iding menggelar konferensi pers terkait penetapan tersangka Kasus Tipi...

 



Kajati Malut Dr.Erryl Prima Putra Agoes di dampingi Aspidsus M.Datu Iding menggelar konferensi pers terkait penetapan tersangka Kasus Tipikor Pengadaan Kapal Nautika



TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) pada anggaran pengadaan Kapal Nautika Penangkap Ikan (NKPI) senilai Rp 7,8 miliar, pada tahun 2019 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut.


Penetapan tersangka disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) Malut Dr.Erryl Prima Putera Agoes saat menggelar konferensi pers di Kantor Kejati Malut, Rabu ( 11/2/2021) dari hasil perkembangan kasus Nautika Kejati Malut telah menetapkan empat orang tersangka.


"Masing-masing berinisial IY, JA, RZ dan IR, tetap atas mengedepankan praduga tak bersalah di pengadilan nanti,"kata Dr. Erryl Prima Putra Agoes di konfirmasi.


 Ke empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka diantaranya adalah IY mantan Kadis Pendidikan dan Pengajaran Malut, ZH Pejabat Pembuat Komitmen Dikjar Malut,RZmantan Pokja sosial dan IR seorang Kontraktor.



“Jadi proses ini akan berlanjut terus, kerugian negara diperkirakan mencapai 1 miliar,” ujar Kajati Erryl didampinggi Aspidsus Kejati Malut, Muhammad Irwan Datuiding dikonfirmasi, Rabu (10/2/2021).


Lebih lanjut Aspidsus Kejati Malut, M Irwan Datuiding menjelaskan setelah mengumumkan empat orang tersangka dalam kasus tersebut, pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan lanjutan dan tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain.


Kita masih terus melakukan pemeriksaan lainnya, tidak menutup kemungkinan kalau ada hal yang mengarah maka bisa jadi ada tersangka lain,” jelas mantan Kajari Demak.


Sementara untuk perhitungan kerugian negara dalam kasus tersebut tutur Irwan, saat ini pihaknya telah bekerjasama dengan BPKP untuk melakukan penghitungan kerugian negara.


“Tapi kita mempunyai hitungan sendiri yang memang bisa dijadikan dasar untuk melakukan penghitungan kerugian daerah,” katanya.


Sementara untuk penghitungan selanjutnya masih dilakukan oleh BPKP.


Meski masih dalam proses penghitungan kerugian keuangan daerah, kata Irwan, BPKP juga sudah sependapat bahwa kasus ini terdapat perbuatan melawan hukum yang berindikasi terjadinya kerugian keuangan negara.


“Yang pasti BPKP juga sudah sependapat,” tegasnya.


Irwan menunturkan, setalah diumumkan empat nama tersangka, pekan depan tim sudah mulai mengagendakan pemeriksaan saksi maupun tersangka yang sudah diumumkan.


“Pemanggilan Insya Allah Minggu depan, tapi itu belum pasti yang dipanggil Minggu depan itu tersangka, karena masih banyak saksi juga, yang pasti kita rapatkan dulu dan mengenai siapa yang dipanggil itu nanti lihat saja,” pungkasnya.


Irwan mengungkapkan bahwa proses berawal dari proyek pengadaan Kapal Nautika tersebut dikerjakan oleh PT Tamalanrea Karsatama, bahkan selain kapal PT Tamalanrea Karsatama juga merupakan pemenang tender proyek pengadaan alat simulator yang dialokasikan ke tiga SMK yakni SMK Negeri 1 Halmahera Selatan, SMK Sanana di Kepulauan Sula dan SMK Negeri 1 Halmahera Barat.


Dalam kasus ini Irwan menegaskan, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 2 UU 32 tahun 1999 JO UU Nomor 20 tahun 2002 Pasal 2 dan Pasal 3 JO 55 Ayat (1) ke 1 KUHP.( Muzer )




COMMENTS

Name

Adhyaksa Shooting Club,1,Alumni,37,ASN,1,Badiklat,262,Banten,2,BPJS,1,Daerah,4,DPR,2,Gempa,2,Hukum dan Kriminal,2,Intelijen,6,Jateng,1,Jawa Tengah,1,KASN,3,Kejagung,400,Kejari,268,Kejati,204,Komunisme,1,Korupsi,3,Kudus,1,Lawyer Terbaik 2019,1,Mamuju,1,MPR,1,NTT,3,Opini,6,Pembinaan,81,Pengadilan Negeri Jakarta,3,Pengadilan Negeri Soe,1,Pengamat,2,Penghargaan bergengsi,1,pidsus,5,Serang,1,Sulawesi,2,Sulbar,1,
ltr
item
Adhyaksa Foto Indonesia: Korupsi Pengadaan Kapal Nautika Penangkap Ikan Senilai Rp 7,8 miliar, Kejati Malut Tetapkan 4 Tersangka
Korupsi Pengadaan Kapal Nautika Penangkap Ikan Senilai Rp 7,8 miliar, Kejati Malut Tetapkan 4 Tersangka
https://1.bp.blogspot.com/-BuT4Sy8DFy8/YCPnSIvQveI/AAAAAAAAkDo/SE6U5eIqxK04yE14W13t_IG3e_yG_RgFgCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20210210-WA0063.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-BuT4Sy8DFy8/YCPnSIvQveI/AAAAAAAAkDo/SE6U5eIqxK04yE14W13t_IG3e_yG_RgFgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20210210-WA0063.jpg
Adhyaksa Foto Indonesia
https://www.adhyaksafoto.com/2021/02/korupsi-pengadaan-kapal-nautika.html
https://www.adhyaksafoto.com/
https://www.adhyaksafoto.com/
https://www.adhyaksafoto.com/2021/02/korupsi-pengadaan-kapal-nautika.html
true
2664356013026497916
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy