BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4


Kaban Diklat Kejaksaan RI Menutup Secara Resmi Diklat Ajudan Pimpinan Kejaksaan Angkatan II

Kaban Diklat Kejaksaan RI,Setia Untung Arimuladi ( kiri ) mengalungkan Medali Kepada Peserta Pada Upacara Penutupan Diklat Ajudan di Lemba...

Kaban Diklat Kejaksaan RI,Setia Untung Arimuladi ( kiri ) mengalungkan Medali Kepada Peserta Pada Upacara Penutupan Diklat Ajudan di Lembang Bandung 
BANDUNG-Kepala Badan Pendidkan dan Pelatihan ( Kaban-Diklat ) Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi secara resmi menutup Diklat Ajudan Pimpinan/ADC Kejaksaan RI Angkatan II di Lembang,Bandung,Senin ( 1/7/19 )

Diklat yang berlangsung Selama Kurang Lebih 6 (Enam) hari di Pusdikajen - Lembang-Bandung di ikuti sebanya 40 ( empat puluh ) peserta yang berasal dari pegawai Kejaksaan Agung,Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia telah selesai mengikuti Proses Pendidikan Dan Latihan.

Setia Untung Arimuladi menyatakan Diklat tersebut diselenggarakan Dalam Rangka Membekali Para Ajudan Pimpinan/ADC Kejaksaan  Dengan Ilmu Pengetahuan Dan Keterampilan Tentang Dasar-Dasar Kemiliteran.
“ Guna Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Kejaksaan Yang Profesional,” ujarnya.

Untung tegaskan,dalam Peningkatan Kualitas Diri Tidak Hanya Terbatas Dalam Kegiatan Diklat ini saja, Tetapi Masih Banyak Diklat Lainnya Sebagai Kelanjutan Dalam Proses Pemantapan Dan Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia.

Dengan waktu yang sangat singkat ini Tentunya Belumlah Cukup Untuk Membekali Dan Membentuk Para Peserta Pelatihan Untuk Menjadi Ajudan Pimpinan yang Profesional Dan Memiliki Kompetensi Yang Tinggi.
“ Untuk Itu Kembangkan Terus Ilmu Yang Kalian Peroleh Selama Mengikuti Diklat,”   


Diingatkan selama dalam Proses Pendidikan dan Pelatihan Tentunya Banyak Hal Yang Dapat Diperoleh, “Namun Yang Terpenting Dari Semua Itu Adalah Bagaimana saudara Mampu Mengaplikasikan Ilmu Dan Keterampilan Yang Diperoleh Guna Menunjang Pelaksanaan Tugas Nantinya, Sehingga Satuan Kerja Dimana Saudara Bertugas Benar-Benar Dapat Merasakan Manfaat Dari Diklat Ini," ujarnya. 


Perlu Dipahami lanjut Untung,bahwa Diklat Ajudan Pimpinan/Adc Kejaksaan RI ini,  Bukanlah Semata-Mata Kegiatan Yang Bersifat Formalitas, Tetapi Merupakan Salah Satu Persyaratan Administrasi Yang Harus Dipenuhi Oleh Setiap Personel Yang Akan Menjadi Tugas Dan Tanggung Jawabnya Selaku Ajudan Pimpinan/Adc.

 Namun Lebih Dari Itu, Diklatajudan Pimpinan/Adc Disamping Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia.

“Juga Sebagai Upaya Dalam Pemantapan Dan Pembentukan Watak Dan Karakter Sebagai Ajudan Pimpinan/Adc Di Lingkungan Kejaksaan Ri Yang Berdisiplin Tinggi, Tangguh, Loyal, Memiliki Jiwa Korsa, Esprit De Corps Kejaksaan, Berdedikasi Serta Memiliki Jiwa Rela Berkorban,Menjadi Pribadi Yang Taat Aturan Serta Mampu Berkomunikasi Dengan Baik,” tegasnya.

Upacara penutupan yang di hadiri Komandan Daspusdikajen Kodiklat-AD,Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan para penyelenggara Diklat tersebut di akhiri dengan berbgai atraksi yang di perankan oleh para peserta Diklat dengan kostum ala militer tempur.  
Sebagai informasi bahwa untuk tahun anggaran tahun 2019.Diklat Ajudan / ADC Kejaksaan RI terdiri dari 2 ( Dua ) Angkatan,masing-masing angkatan sebanyak 40 ( empat puluh ) orang peserta yang berasal dari Kejaksaan seluruh Indonesia. ( Muzer )

COMMENTS