BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4


PJI Berduka,Ketua Umum PJI Ucapkan Bela Sungkawa Dan Pimpin Proses Ke Keluarga Almarhum

JAKARTA -Berita duka menyelimuti keluarga besar PJI ( Persatuan Jaksa Indonesia ) salah satu peserta Pendidikan dan Pelatihan ( Diklat ) ...

JAKARTA-Berita duka menyelimuti keluarga besar PJI ( Persatuan Jaksa Indonesia ) salah satu peserta Pendidikan dan Pelatihan ( Diklat ) Auditor angkatan I atas nama Rahman Zamal di dapati telah meninggal dunia di asrama Adhi,Komplek Badan Diklat Kejaksaan RI,Jakarta,Selasa ( 26/3/19 ) sekitar pukul.04.00 WIB.
Ketua Umum PJI Setia Untung Muladi mendapat laporan atas meniggalnya Jaksa Rahman Zamal langsung meluncur ke Badiklat,dan menyampaikan bela sungkawanya kepada korban,dan korban langsung di rujuk ke Rumah Sakit Pasar Minggu ( RSPM ) untuk mengetahui penyebab kematian korban.
“Innalilahi Wa Innailaihi Rojiun,” ucap Ketum PJI yang tiba di Badiklat sekitar pukul.6.00
Ketum PJI menyatakan,setelah melalui proses pemeriksaan oleh dokter di RSPM,korban langsung di mandikan untuk selanjutnya di bawa kembali ke masjid Al-Huqama Badiklat Kejaksaan untuk di sholatkan.
“ Kepastian penyebab meninggalnya korban sedang dalam proses pemeriksaan dokter di RSUD Pasar Minggu,” kata Untung di Masjid Al-Huqama,turut hadir sholat jenazah adik korban, Ketum PJI Setia Untung Arimuladi,Jam-Was Muhammad Yusni,Sekretaris Jam-Was Tony Tubagus Spontana,Irmud I Jamwas Kejagung,keluarga besar Jamwas,pegawai Badiklat,peserta Diklat terpadu illegal Fishing,MDiklat Terpadi Mineral dan Batu Bara,Diklat Sistem Peradilan Pidana Anak,Diklat Terpadu Kebakaran Hutan dan lahan,dan Diklat Auditor.
Di dampingi adik korban,Khusus peserta Diklat Auditor dan sejumlah pegawai Badiklat, pegawai Jamwas ikut serta mengantar jenazah ke Bogor untuk diserahkan kepada keluarga korban.
Korban merupakan jaksa pemeriksa pada Inspektorat Keuangan di pengawasan Kejaksaan Agung yang sedang mengikuti Diklat Auditor angkatan I yang diikuti oleh para jaksa pemeriksa dari seluruh Kejati indonesia dan berlangsung selama dua minggu di Badiklat Kejaksaan. ( Muzer )

COMMENTS