Tempa Disiplin dan Jiwa Korsa, Peserta PPPJ Angkatan 83 Gelombang II Jalani Latihan PBB di Badiklat Kejaksaan RI
![]() |
| Calon Jaksa Angkatan 83 Gelombang II Digembleng Korps Marinir Melalui Latihan Baris-Berbaris |
JAKARTA – Seluruh peserta Pendidikan dan
Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXIII Gelombang II Tahun 2026
mulai menjalani latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) sebagai bagian dari
pembinaan fisik dan pembentukan karakter calon aparat penegak hukum Kejaksaan
Republik Indonesia.
Kegiatan yang
berlangsung di Lapangan Apel Kampus A Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat)
Kejaksaan RI sejak Rabu (15/7/2026) itu menjadi salah satu tahapan penting
dalam membangun kedisiplinan, ketangguhan, serta jiwa korsa para calon jaksa.
Sebelum latihan
dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti senam pagi bersama untuk
menjaga kebugaran fisik. Selanjutnya, para pelatih dari Korps Marinir Cilandak
memberikan pengarahan mengenai pentingnya latihan PBB sebagai fondasi
pembentukan sikap dasar seorang aparat penegak hukum.
Materi yang
diberikan meliputi jalan di tempat, penghormatan di tempat, perubahan arah,
gerakan dari berjalan ke berhenti, gerakan defile dengan penghormatan umum,
sikap istirahat, pembentukan barisan, hingga pemeriksaan kerapian.
Suasana latihan
berlangsung penuh semangat. Aba-aba para pelatih menggema di lapangan,
mengiringi setiap gerakan peserta agar dilakukan secara serentak, tepat, dan
disiplin.
"Hadap
kiri jalan di tempat, grak! Hadap kanan jalan di tempat, grak! Haluan kanan
jalan! Langkah tegap maju, jalan! Buka barisan, jalan! Periksa kerapian, mulai!
Hormat, grak! Tegak, grak!" seru salah seorang pelatih dari Korps Marinir
saat memimpin latihan.
Pelatihan PBB
merupakan bagian dari latihan fisik yang bertujuan menanamkan kebiasaan hidup
yang tertib dan teratur, sekaligus membentuk karakter aparatur yang disiplin,
bertanggung jawab, serta memiliki loyalitas tinggi terhadap institusi.
Melalui latihan
tersebut, peserta diharapkan memiliki sikap jasmani yang tegap dan tangkas,
menumbuhkan rasa persatuan, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun semangat
untuk selalu mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan pribadi.
Pelatih senior, Peltu
TNI (Mar.) (Purn.) Sariwarno, menegaskan bahwa latihan PBB bukan sekadar
mengajarkan teknik baris-berbaris, tetapi juga menjadi media pembentukan mental
dan karakter calon jaksa.
"Tujuan PBB
bagi peserta PPPJ Angkatan 83 Gelombang II Tahun 2026 adalah menyamakan
persepsi tentang kedisiplinan. Ke depan, para calon jaksa ini diharapkan
memiliki rasa hierarki, jiwa korsa, serta semangat kebersamaan yang kuat dalam
menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum," ujarnya.
Selain menjadi
bagian dari pembinaan fisik, latihan PBB juga merupakan tahapan awal dalam
kurikulum Kajian Pengembangan Integritas, yang dirancang untuk membentuk
jaksa profesional, berintegritas, berkarakter kuat, serta siap mengemban amanah
penegakan hukum di tengah masyarakat.
Dengan latihan
yang intensif dan berkesinambungan, para peserta PPPJ diharapkan tidak hanya
memiliki kemampuan akademik dan teknis hukum, tetapi juga mental, disiplin,
kepemimpinan, serta ketangguhan fisik yang menjadi bekal penting dalam
menjalankan tugas sebagai insan Adhyaksa di masa depan. (Muzer)
