Ketua DPRD Demak Terima Audiensi ABPEDNAS, Dorong Penguatan Peran BPD dan Penyesuaian Tunjangan
![]() |
| Ketua DPRD Demak Terima Audiensi ABPEDNAS, Dorong Penguatan Peran BPD dan Penyesuaian Tunjangan |
DEMAK – Ketua DPRD Kabupaten Demak, H. Zayinul Fata, SE, menerima audiensi jajaran pengurus Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Demak yang dipimpin langsung Ketua ABPEDNAS Kabupaten Demak, Muhammad Ali Maskun, SH., MH., di Ruang Transit Pimpinan DPRD Kabupaten Demak, Jumat (3/7/2026).
Pertemuan
tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara DPRD
Kabupaten Demak dengan ABPEDNAS dalam meningkatkan kualitas tata kelola
pemerintahan desa, khususnya melalui optimalisasi peran Badan Permusyawaratan
Desa (BPD) sebagai lembaga representatif masyarakat di tingkat desa.
Dalam audiensi
itu, H. Zayinul Fata menegaskan bahwa BPD memiliki posisi strategis sebagai
mitra pemerintah desa sekaligus lembaga yang menjalankan fungsi pengawasan
terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Karena itu, penguatan kelembagaan
BPD dinilai sangat penting agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara
maksimal.
Ia juga menyoroti
perlunya penguatan regulasi mengenai fungsi, tugas, dan kewenangan BPD,
termasuk sistem rekrutmen anggotanya yang dinilai perlu dibedakan dari
perangkat desa lainnya guna menjaga independensi, profesionalisme, serta
representasi masyarakat.
"Kolaborasi
yang kuat antara DPRD dan BPD diharapkan mampu menciptakan tata kelola
pemerintahan desa yang semakin transparan, akuntabel, dan berpihak pada
kepentingan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu,
Ketua ABPEDNAS Kabupaten Demak, Muhammad Ali Maskun, menjelaskan bahwa audiensi
tersebut tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat
posisi ABPEDNAS sebagai rumah aspirasi seluruh BPD di Kabupaten Demak.
Ia mengatakan,
ABPEDNAS berkomitmen mendukung berbagai program prioritas pemerintah, seperti
Program Jaga Desa, Jaga Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Jaga Kartu
Indonesia Pintar (KIP). Selain itu, pihaknya juga menyampaikan aspirasi
mengenai perlunya penyesuaian tunjangan anggota BPD yang dinilai sudah tidak
lagi sebanding dengan beban tugas, tanggung jawab, dan fungsi pengawasan yang
diemban.
Menurut Ali
Maskun, dukungan dari DPRD menjadi langkah awal yang positif untuk
memperjuangkan peningkatan kesejahteraan anggota BPD di Kabupaten Demak.
"Alhamdulillah,
Ketua DPRD Kabupaten Demak, Bapak H. Zayinul Fata, SE, memberikan dukungan
kepada ABPEDNAS Kabupaten Demak terkait asas kepatutan tunjangan BPD yang
selama ini sudah tidak relevan. Beliau akan menyampaikan hal ini kepada pihak
eksekutif agar ada penyesuaian tunjangan bagi seluruh anggota BPD di Kabupaten
Demak, sehingga ke depan dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas demi
kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Demak," ujar Ali Maskun dalam
keterangan tertulis.
Aktivis Nahdlatul
Ulama (NU) itu berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan ABPEDNAS
terus terjalin dengan baik sehingga keberadaan BPD semakin kuat sebagai lembaga
pengawas sekaligus penyalur aspirasi masyarakat desa.
Melalui
kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta pemerintahan desa yang semakin
efektif, transparan, akuntabel, serta mampu mendorong percepatan pembangunan
dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Demak.
(Muzer)

.jpeg)