Menuju WBBM, Kajari Bangka Barat Kukuhkan Agen Perubahan dan Teken Pakta Integritas
.jpeg)
Kajari Achmad Patoni Pimpin Apel Integritas, Kejari Bangka Barat Mantap Menuju WBBM
MENTOK – Kejaksaan Negeri Bangka Barat menggelar Apel Integritas dalam rangka mewujudkan satuan kerja menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (19/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dipimpin langsung oleh
Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Achmad Patoni, dan diikuti oleh
seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kejari Bangka Barat.
Dalam arahannya, Kajari Achmad Patoni menegaskan pentingnya komitmen
bersama seluruh insan Adhyaksa untuk terus menjaga integritas dan
profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Menurut dia, pembangunan Zona
Integritas menuju WBBM bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan harus
diwujudkan dalam perubahan nyata pada pola kerja dan kualitas pelayanan kepada
masyarakat.
“Apel integritas ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kepercayaan
publik harus dijaga melalui kinerja yang bersih, transparan, dan akuntabel,”
ujar Achmad Patoni.
Ia menekankan bahwa keberhasilan meraih predikat WBBM sangat bergantung
pada konsistensi seluruh pegawai dalam menerapkan prinsip good governance serta
memberikan pelayanan hukum yang cepat, tepat, dan berkeadilan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan penandatanganan
Pakta Integritas oleh jajaran Kejari Bangka Barat. Penandatanganan ini
merupakan bentuk komitmen moral dan institusional untuk menolak segala bentuk
praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyematan Agen Perubahan di
lingkungan Kejari Bangka Barat. Para Agen Perubahan diharapkan menjadi motor
penggerak reformasi birokrasi, sekaligus teladan dalam membangun budaya kerja
yang berorientasi pelayanan.
Melalui apel integritas ini, Kajari Achmad Patoni berharap seluruh
jajaran semakin solid dalam mewujudkan Kejaksaan Negeri Bangka Barat yang
bersih, profesional, dan melayani, sejalan dengan target pembangunan Zona
Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. (Muzer)
