Kajari Prabumulih Ajak Dai/Daiyah Jadi Garda Moral Bangsa dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Kajari Prabumulih Jadi Narasumber Seminar dan Dialog Dai/Daiyah Tingkat Kota 2025
PRABUMULIH—
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Khristiya Lutfiasandhi, S.H., M.H., menjadi narasumber
dalam kegiatan Seminar dan Dialog
Dai/Daiyah Tingkat Kota Prabumulih Tahun 2025 yang digelar oleh Kantor
Kementerian Agama Kota Prabumulih, Kamis (14/8/2025).
Sinergi Penegak Hukum dan Ulama, Kajari Prabumulih Dorong Dakwah Bijaksana di Era Modern
Dalam
paparannya, Kajari Prabumulih menyampaikan materi bertema “Peran Dai/Daiyah sebagai Garda Moral Bangsa untuk
Ketahanan Nasional”. Ia menekankan pentingnya sinergi antara
dai/daiyah dan penegak hukum dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta
ketahanan nasional.
“Dai dan daiyah
memiliki peran penting sebagai penjaga moral bangsa. Melalui dakwah yang
konstruktif, kita bisa menjaga ketentraman sosial, membina akhlak masyarakat,
serta mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi,” ujar Khristiya.
Kegiatan ini
diikuti 30 peserta yang terdiri dari perwakilan MUI, Nahdlatul Ulama (NU),
Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), Dewan Masjid Indonesia (DMI),
Ikatan Dai Indonesia (IKADI), dan para penyuluh agama.
Selain
memperkuat ukhuwah Islamiyah, forum ini menjadi wadah bertukar pengalaman,
gagasan, dan strategi dakwah yang relevan dengan tantangan zaman. Diharapkan
para dai dan daiyah dapat berdakwah dengan metode yang efektif, bijaksana,
serta mampu merangkul semua lapisan masyarakat. (Muzer)