![]() |
Bukan Hanya Menegakkan Hukum, Jaksa Ini Juga Merawat Harapan Anak-anak Manokwari |
MANOKWARI – Tawa riang anak-anak SD Sowi Indah, Manokwari, terdengar pecah saat rombongan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat datang membawa senyum, semangat, dan harapan baru. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 yang tahun ini dengan tema “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju “ dan mengusung semangat "Hadir untuk Negeri, Mengabdi Sepenuh Hati."
Pagi itu, Jumat
(29/8/2025) Plh. Kepala Kejati Papua Barat, Dr. Muslikhuddin, S.H., M.H.,
yang memimpin langsung kunjungan itu, menegaskan bahwa perhatian Kejaksaan tak
hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan.
“Kami
ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat
masyarakat yang peduli pada masa depan generasi muda. SD Sowi Indah adalah
salah satu sekolah binaan kami yang terus kami dukung sejak awal berdiri hingga
menjadi lebih layak seperti sekarang,” ujarnya.Ketika Jaksa Hadir dengan Wajah Humanis: Cerita Perubahan di SD Sowi Indah
Lebih dari Sekadar Kunjungan
Tidak hanya
datang memberi semangat, rombongan Kejati Papua Barat membawa berbagai bantuan
untuk menunjang proses belajar mengajar. Di antara bantuan yang diberikan
terdapat Alkitab, Iqro, perangkat penguat jaringan internet, lemari buku,
serta bingkisan dan tali kasih bagi para siswa.
Selain itu, Ikatan
Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Manokwari turut menyalurkan bantuan dana
operasional kepada pihak yayasan sebagai pengelola sekolah.
“Kami
percaya pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Setiap bantuan
yang kami bawa merupakan bentuk tanggung jawab sosial Kejaksaan untuk ikut
mencerdaskan anak bangsa,”
tambah Muslikhuddin.Bangunan SD Sowi Indah sebelum di Renovasi.
Dari Bangunan Reyot ke Ruang Belajar Layak
SD Sowi Indah
pernah berdiri dengan kondisi yang jauh dari kata layak. Namun berkat inisiatif
seorang jaksa bernama Arif Suhartono, S.H., M.H., bersama jajaran
Kejaksaan Papua Barat dan Manokwari, sekolah ini kini memiliki fasilitas yang
lebih memadai untuk menunjang kegiatan belajar siswa.
Plh. Kajati
menegaskan bahwa Arif adalah sosok penting di balik perubahan tersebut. “Dia
bukan hanya memotori perbaikan fisik, tetapi juga pembinaan karakter siswa dan
dukungan moral bagi yayasan,” ujarnya.Gedung baru SD Sowi Indah setelah di Renovasi oleh Jaksa.
Sosok Jaksa Inspiratif
Kepedulian Arif
tidak hanya diakui di Papua Barat. Ia juga masuk dalam tiga besar finalis
Adhyaksa Awards 2025 untuk kategori Jaksa Inspiratif Pemberdaya
Masyarakat.
Pemilihan ini
dilakukan oleh Dewan Pakar yang terdiri dari tokoh-tokoh nasional, antara lain Prof.
Dr. Pujiono Suwadi, S.H., M.H. (Ketua Komisi Kejaksaan RI), Dede Indra
Permana Soediro, S.H., M.H. (Wakil Ketua Komisi III DPR RI), Dr.
Fachrizal Afandi, S.Psi., S.H., M.H. (Pakar Hukum Pidana Universitas
Brawijaya), Boyamin Saiman (Koordinator MAKI), dan Alfito Deannova
Gintings (Pemimpin Redaksi detikcom).
Selain pembinaan
pendidikan, Arif juga dikenal atas keberhasilannya mengamankan sejumlah buronan
dan mengurus perwalian anak-anak dalam kondisi rentan, dengan 14
permohonan perwalian telah dikabulkan pengadilan.Murid SD terlihat ceria dan tersenyum
Wajah Humanis Kejaksaan
Kunjungan Kejati
Papua Barat ke SD Sowi Indah bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menjadi
bukti nyata bahwa institusi penegak hukum dapat hadir dengan wajah humanis,
memberi harapan bagi masa depan anak-anak, sekaligus memperkuat peran sosial di
tengah masyarakat.
“Di
balik toga jaksa, ada hati yang ingin berbuat untuk negeri,” pungkas Muslikhuddin. (Muzer)