CdM Kontingen Indonesia Reda Manthovani: 103 Atlet Siap Berjuang Harumkan Nama Bangsa di 5th Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
JAKARTA- Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani bertindak sebagai Chef de Mission (CdM) yang memimpin Kontingen Indonesia dalam ajang pelepasan dan pengukuhan atlet menuju 5th Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Acara pelepasan ini diselenggarakan di Surakarta pada Senin, 12 Oktober 2026.
Dalam laporannya selaku CdM, Prof. Reda
Manthovani menyampaikan bahwa Kontingen Indonesia mengirim 103 atlet
yang akan turun bertarung di 12 cabang olahraga. Seluruh atlet telah
melalui proses pembinaan, analisis, serta evaluasi ketat dari para pelatih dan
pengurus National Paralympic Committee (NPC) Indonesia selama menjalani
pemusatan latihan.
Berdasarkan kualifikasi ketat Asian
Paralympic Committee, Kontingen Indonesia menetapkan target realistis
sekaligus strategis untuk menembus posisi 10 besar dengan target
perolehan 7 medali emas, 8 medali perak, dan 17 medali perunggu.
"Dengan ini kami menyatakan bahwa
seluruh atlet Indonesia yang akan berpartisipasi dalam Asian Para Games ke-5
Aichi, Nagoya telah siap secara fisik dan mental untuk berjuang meraih prestasi
tertinggi dalam setiap pertandingan," tegas Prof. Reda Manthovani
di hadapan para hadirin.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan
Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Erick Thohir yang memimpin langsung
pengukuhan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para atlet
disabilitas yang dalam sejarahnya telah mempersembahkan total 76 medali emas
bagi Indonesia.
Menpora menegaskan komitmen pemerintah
bersama NPC dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendorong Indonesia
menjadi kekuatan nomor satu di Asia Tenggara melalui semangat gotong royong. Menpora
juga menegaskan dukungannya secara langsung dengan berencana hadir mendampingi
kontingen di Nagoya.
"Tadi saya bicara sama Chief de Mission
Prof. Reda, saya akan hadir mendampingi kalian, mudah-mudahan ini juga saya
membawa doa, yang penting doa, supaya kalian bisa jadi yang terbaik. Dan tentu
kesempatan tidak dua kali. Tadi disampaikan target 7 medali emas, harus kita
dapat. Ini prestasi yang luar biasa buat kita semua," tandas
Menpora Erick Thohir. (Rls/Muzer)

