Perkuat Fisik dan Soliditas, Kabadiklat Dorong Pembentukan Jaksa Tangguh Lewat Jogging Rutin PPPJ 2026
![]() |
| Menuju Jaksa Indonesia Emas 2045, Peserta PPPJ Angkatan 83 Ditempa dengan Disiplin Fisik mengelilingi lapangan Badiklat lima puteran. |
JAKARTA – Seluruh peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 83 Gelombang I Tahun 2026 mengikuti kegiatan jogging atau lari sore dengan mengelilingi lapangan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Republik Indonesia di Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026).
Kegiatan olahraga bersama ini
berlangsung dalam suasana penuh semangat dan didukung cuaca yang cerah. Langit
Ragunan tampak terang dengan sinar matahari yang cukup terik, sehingga sangat
mendukung pelaksanaan kegiatan fisik yang diinisiasi langsung oleh Kepala
Badiklat Kejaksaan RI, Dr. Leonard Simanjuntak.
Para peserta PPPJ menjalani lari mengelilingi lapangan sebanyak lima putaran, dengan dipandu oleh jajaran pejabat struktural dan pelatih, yakni Kapus Mapim Dr. Teuku Rahman, Afrijal Chair N selaku Kepala Sub Bidang Akademis pada Bidang Penyelenggaraan Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan, Sonora Gokma Pardede selaku Kepala Sub Bidang Akademis pada Pusdiklat Teknis dan Fungsional, Bambang slaku Kasubid Diklat Sentra pada Pusdiklat Teknsi dan Fungsional,serta Edwin Prabowo, Jaksa Ahli Madya (Widyaiswara) Badiklat Kejaksaan RI.
Kegiatan ini juga dipandu oleh pelatih
dari Korps Marinir dan diawasi langsung oleh Tim Matgaklin (Pengamat Penegak
Disiplin) guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan
sesuai standar disiplin.
Untuk membakar semangat para
peserta, para pemandu lari terus meneriakkan yel-yel motivasi yang diikuti
secara serempak oleh seluruh peserta. Tak hanya itu, sejumlah lagu-lagu
kebangsaan juga dikumandangkan sepanjang kegiatan, sehingga suasana jogging
terasa semakin patriotik dan membangkitkan jiwa nasionalisme para calon jaksa.
Sebelumnya, pada pekan lalu,
kegiatan serupa juga telah dilaksanakan dan bahkan dipandu langsung oleh Kabadiklat
Kejaksaan RI Dr. Leonard Simanjuntak, sebagai bentuk keteladanan pimpinan dalam
membangun budaya hidup sehat dan disiplin di lingkungan pendidikan jaksa.
Leonard Simanjuntak menegaskan bahwa
kegiatan jogging atau lari sore ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran
fisik semata, tetapi juga menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi,
meningkatkan kekompakan, serta memperkuat koordinasi antar peserta PPPJ.
“Jogging ini bukan sekadar olahraga,
tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi sehingga anak-anak
menjadi lebih solid, tangguh, dan memiliki fisik yang prima untuk menunjang
proses pendidikan,” ujar Leonard.
Menurutnya, olahraga merupakan salah
satu aspek fundamental dalam pembentukan karakter calon jaksa. Dengan kondisi
fisik yang kuat dan mental yang sehat, para peserta diharapkan mampu mengikuti
seluruh rangkaian pendidikan secara optimal serta siap menghadapi tantangan
tugas di lapangan kelak.
Leonard juga mengungkapkan bahwa
kegiatan olahraga telah menjadi agenda rutin dalam kurikulum pelatihan PPPJ.
Saat ini, para peserta secara teratur melaksanakan olahraga dua kali setelah
salat Subuh, serta jogging bersama setiap akhir pekan sebagai bagian dari
pembinaan jasmani.
“Kami ingin mencetak generasi jaksa
masa depan yang sehat jasmani dan rohani, cerdas, berkarakter, serta visioner
demi mendukung terwujudnya cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” tegas Leonard,
yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB Gojukai Indonesia Masa Bakti 2025–2030.
Kegiatan jogging ini menjadi bagian
dari komitmen Badiklat Kejaksaan RI dalam mengembangkan sumber daya manusia
Adhyaksa yang unggul, profesional, disiplin, dan berintegritas, sebagai fondasi
utama dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks di masa
depan. (Muzer)


