Kajati Jatim Lantik Empat Pejabat Eselon III, Zam Zam Ikhwan Resmi Pimpin Kejari Gresik
![]() |
| Kajati Jatim Agus Sahat lantik Zam Zam Ikhwan sebagai Kajari Gresik |
SURABAYA— Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat ST, S.H., M.H., memimpin langsung upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan empat pejabat eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Sasana Adhyaksa Kejati Jatim, pada Jumat (23/1/2026).
Pelantikan
ini merupakan bagian dari kebijakan strategis institusi dalam rangka penyegaran
struktural, penguatan organisasi, serta peningkatan efektivitas pelaksanaan
tugas dan fungsi penegakan hukum di wilayah hukum Provinsi Jawa Timur.
Dalam
amanatnya, Kajati Jatim menegaskan bahwa setiap rotasi dan promosi jabatan
merupakan bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijawab dengan kinerja nyata
serta dedikasi penuh terhadap institusi.
“Rotasi
dan promosi jabatan pada hari ini adalah bentuk kepercayaan pimpinan yang harus
saudara jaga dengan kinerja, integritas, dan kepemimpinan yang bertanggung
jawab,” tegas Agus Sahat ST.
Adapun
empat pejabat eselon III yang dilantik, yaitu:
- Kolonel Laut (H) Muhammad
Yunus, S.H. sebagai Asisten Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,
- Zam Zam Ikhwan, S.H., M.H.
sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Gresik,
- Lie Putra Setiawan, S.H.,
M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar, serta
- Arya Wicaksana, S.H. sebagai
Kepala Kejaksaan Negeri Batu.
Kepada
para pejabat yang baru dilantik, Kajati Jatim berpesan agar senantiasa menjaga
integritas dan marwah institusi, meningkatkan kualitas penanganan perkara,
serta memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dengan aparat penegak
hukum, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Secara
khusus, kepada Asisten Pidana Militer yang baru, Kajati menekankan pentingnya
pemahaman mendalam terhadap karakteristik perkara pidana militer.
“Saya
menginstruksikan Asisten Pidana Militer agar mendalami karakteristik perkara
pidana militer di Jawa Timur, menjaga koordinasi lintas institusi, serta
memastikan setiap kebijakan dan tindakan tetap berada dalam koridor hukum,”
ujar Kajati Jatim.
Sementara
itu, kepada tiga Kepala Kejaksaan Negeri yang baru dilantik, Kajati menekankan
pentingnya profesionalisme, integritas, serta keberanian moral dalam
menjalankan tugas. Penegakan hukum diharapkan tidak hanya berorientasi pada
kepastian hukum, tetapi juga dilakukan secara adil, objektif, dan humanis.
“Penegakan
hukum harus dilakukan secara adil, humanis, serta berorientasi pada kepastian
hukum,” tandasnya.
Rangkaian
kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Ikatan Adhyaksa
Dharmakarini (IAD) Daerah, serta prosesi pisah sambut pejabat lama dan pejabat
baru, sebagai simbol kesinambungan kepemimpinan dan penguatan soliditas
organisasi di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Seluruh
rangkaian pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung tertib, lancar,
dan penuh khidmat, mencerminkan komitmen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam
menjaga profesionalisme serta memperkuat kinerja institusi penegak hukum.
(Muzer)

.jpeg)