BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4

Kajari Pulang Pisau Sosialisasi dan Penerangan Hukum tentang Pengelolaan Alsintan di Kawasan Food Estate

  PULANG PISAU - Bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Kejaksaan Negeri Pulang Pisau mengadakan sosialisasi dan pener...

 


PULANG PISAU - Bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Kejaksaan Negeri Pulang Pisau mengadakan sosialisasi dan penerangan hukum tentang pengelolaan alsintan yang tertib, transparan, profesional dan akuntabel untuk mendukung suksesnya proyek strategis nasional food estate. Pada kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, Dr. Priyambudi, S.H., M.H. bersama Kepala Dinas Pertanian Kab. Pulang Pisau, Ir. Slamet Untung Riyanto dan Kepala Seksi Intelijen Hisria Dinata, SH, MH menjadi narasumber dan dihadiri oleh para Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa, Manajer dan Pengurus UPJA serta Kelompok Tani yang berada di kawasan food estate. Kegiatan sosialisasi dan penerangan hukum tersebut diadakan di Posko Desa dan Mitra Binaan Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, Tahai Baru, Rabu (09/02/2022).



Diawal pemaparannya, Priyambudi mengungkapkan bahwa dasar keterlibatan Kejaksaaan Negeri Pulang Pisau dalam penertiban pengelolaan alsinan adalah salah satu bentuk pelaksanaan 7 arahan Jaksa Agung RI yang menjadi pedoman seluruh aparatur Kejaksaan RI dalam melaksanakan tusi, yaitu melakukan pendataan fasilitas umum, fasilitas sosial, maupun aset-aset lainnya milik negara yang terbengkalai, tidak terurus, atau dikuasai oleh pihak lain. Selain itu juga bagian dari pelaksanaan salah satu dari 7 perintah Harian JA RI untuk mendukung penuh program pemulihan ekonomi nasional, yang mana food estate merupakan salah satu proyek strategis nasional untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.




Baru-baru ini Jaksa Agung juga mengeluarkan instruksi pada tanggal 31 Januari 2022 yang berisi perintah diantaranya untuk melakukan pengamanan percepatan pembangunan nasional, penegakan hukum baik preventif maupun represif tidak boleh menghambat proses pembangunan nasional, melakukan pengamanan dan penyelamatan atas seluruh aset negara apabila ada kebocoran yang disebabkan perilaku koruptif dan tindakan represif dilakukan secara profesional, proporsional dan berhati nurani dan pelaksanaan pembangunan nasional konsentrasi pada pola pengamanan dan penindakan yang berkualitas, yaitu  pola yang dapat  memastikan bahwa  ada keterlanjutan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Selanjutnya Priyambudi menyampaikan maksud serta tujuan diadakannya sosialisasi dan penerangan hukum tentang pengelolaan hibah alsintan alsintan agar agar hibah yang diberikan menjadi tepat sasaran, bermanfaat dan menghindari terjadinya penyimpangan, agar penerima hibah bertanggungjawab secara formil dan materiil atas penggunaan hibah yang diterimanya, dan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan hukum supaya penerima dan pengelola hibah terhindar dari perbuatan menyimpang yang beresiko hukum.


“Perlu dicatat bahwa alsintan yang didistribusikan kepada penerima bantuan tidak dipungut biaya apapun dan oleh pihak manapun dan kepada penerima bantuan tidak diperbolehkan melakukan jual beli/memindahtangankan/menyewakan secara sepihak untuk kepentingan pribadi hibah alsintan yang sudah diterimanya,” ungkap Priyambudi.


Apabila pengurus UPJA tidak melakukan fungsi, tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya dan melakukan penyimpangan yang melanggar peraturan perundang-undangan, maka menurut Priyambudi pengurus tersebut dapat terancam dengan sanksi, baik itu administrasi, pidana atau juga perdata. Hal itu jika terdapat perbuatan melanggar hukum (PMH) apabila oknum UPJA sengaja/lalai dalam menggunakan alsintan yang merupakan Barang Milik Negara (BMN). Kesengajaan/kelalaian itu tentunya bertentangan dengan kewajibannya selaku pengurus UPJA, diantaranya bertanggungjawab mengelola alsintan untuk keperluan para petani di kawasan food estate dan melakukan pemeliharaan/perawatan terhadap alsintan  yang biayanya diperoleh dari hasil penyewaan (tarif tidak melebihi harga sewa pasaran umumnya) tetapi hasilnya tidak digunakan pemeliharaan/perawata, namun untuk kepentingan pribadi,sehingga merugikan para petani di kawasan food estate, pemerintah dan kepentingan umum.


Priyambudi juga menyampaikan perlunya diterbitkan regulasi oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berupa Peraturan Bupati untuk mengatur pengelolaan alsintan oleh UPJA yang mengatur tugas dan tanggungjawab pengurus UPJA, pengelolaan alsintan, pembiayaan UPJA (penentuan tarif wajar), pembinaan dan pengawasan, monitoring dan evaluasi, dan sanksi (administrasi) berupa peringatan/teguran tertulis, penarikan alsintan dan pembekuan UPJA (sementara dan permanen).


Pada bulan Maret rencananya Kejari Pulpis bersama Dinas Pertanian dengan menggandeng Peat Techno Park Universitas Negeri Palangkaraya akan menyelenggarakan BIMTEK mekanik alsintan supaya UPJA memiliki mekanik untuk keperluan pemeliharaan alsintan dan mengoperasikan bengkel alsintan yang selama ini mangkrak, serta pelatihan pembuatan pembukuan/pencatatan kegiatan UPJA dan pelaporannya.


Pada akhir pemaparannya, Priyambudi mengatakan ada 3 hal yang dapat disimpulkan. Pertama, apabila terdapat oknum yang menyalahgunakan hibah barang BMN untuk kepentingan pribadi, apalagi jika sampai barang menjadi rusak/tidak dapat digunakan untuk keperluan sebagaimana tujuan awal pemberian hibah, maka mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum, baik administrasi, pidana, atau gugatan ganti kerugian perdata atas dasar PMH.

Kedua, diperlukan regulasi, misalnya berupa Peraturan Bupati Kabupaten Pulang Pisau untuk mengatur secara komprehensif pengelolaan UPJA sebagai peraturan turunan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 25/Permentan/PL.130/5/2008 tentang Pedoman Penumbuhan dan Pengembangan Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian  agar tidak terjadi penyimpangan pengelolaan alsintan.


Ketiga, perlu dibentuk Tim Pembinaan, Monitoring, Supervisi dan Evaluasi Pendayagunaan Bantuan Alsintan Kabupaten Pulang Pisau berdasarkan SK Bupati yang melibatkan stakeholders terkait (sebagai pelaksanaan dari Permentan No. 25/2008). Kejari Pulpis mendorong Dinas Pertanian dan Sekretariat Daerah agar segera melakukan pencatatan alsintan sebagai BMN yang merupakan aset Pemkab Pulang Pisau. Selanjutnya pihak Kejari Pulpis bersama Dinas Pertanian akan melakukan pendataan dan inventarisasi alsintan yang dikelola oleh para UPJA, dan pemetaan kebutuhan masyarakat petani, yang nantinya akan dilakukan evaluasi, revitalisasi dan redistribusi alsintan.


Pada sesi terakhir, tanya jawab dilakukan dengan antusias oleh para peserta sosialisasi dan disambung dengan pemberian bingkisan souvenir dari Kejari Pulpis kepada para peserta sosialisasi.

( Ridwan)

COMMENTS

Name

Adhyaksa Shooting Club,1,Alumni,40,Alumni TAK-2022,4,Antisipasi Meluasnya PMK,1,ASN,1,Badiklat,328,Badiklat Kejaksaan,3,Badiklat Kejaksaan MoU,1,Banten,2,Berantas Praktek mafia Pungli PTSL,1,Berantas Praktik Mafia,1,Berhasil selamatkan aset negara,1,Berikan Pelayanan Hukum Grtais,1,Berikan Penyuluhan Hukum di SMAN-40,1,Berikan Penyuluhan Hukum di SMAN-41,1,BPJS,1,Cabjari,1,Daerah,5,DPD dan PPWI,14,DPR,2,DPR- Kejagung,1,Evi Tamala Hibur Warga Desa Rejosari,1,Gelar Apel Perdana setelah pemerintah mengumumkan pelonggaran penggunaan masker,1,Gelar Apel Senin Pagi,1,Gelar Bakti Sosial,1,Gelar halal Bihalal,1,Gelar Penerangan Hukum,1,Gelar Upacara Peringatan hari Kebangkitan,1,Geledah Kantor Notaris terkait mafia tanah,1,Gempa,2,Golongan II Gelombang I,1,Hukum dan Kriminal,2,IAD Kejari Daerah Gelar Bakti Sosial,1,imbau pegawainya masuk kerja tertib,1,imbauan arus balik lebaran,1,Inspektur Jendral Kementerian Pertanian,3,Intelijen,6,Intelijen Kejagung,2,Irjen Kementerian Pertanian,2,Jaga Pangan jaga masa depan,1,Jakarta,1,Jaksa Agung Burhanuddin Shalat Idul Fitri di Lapangan Kejaksaan Agung,1,Jambin berikan sambutan Musrenbang Kejaksaan RI tahun 2022,1,Jampidmil,2,Jampidmil Kejagung,2,Jateng,1,Jawa Tengah,1,JPN Datun Mendapat Apresiasi,1,Kabadiklat Pimpin Apel Perdana,1,Kabadiklat Tony Berikan Sosialisasi Tentang Pembangunan ZI-WBK dan WBBM,1,Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor,2,Kajagung,1,Kajari Pulpis Pimpin Acara Pelantikan dan Sertijab,1,KASN,5,KASN Memediasi ASN Bermasalah,1,Kejagung,721,Kejagung Koruptor,1,Kejagung Penanganan Tipikor,3,Kejagung Restorative Justice,2,Kejagung tangkap DPO,2,Kejagung Teliti Berkas Indra Kenz,1,Kejagung Terima SPDP dari Bareskrim Polri,1,Kejar,1,Kejari,635,Kejari Daerah,26,Kejari Daerah Laksanakan Restoratif Justice,2,Kejari Daerah Tangkap Terpidana Korupsi,2,Kejari Depok,2,Kejari Jakarta Utara,11,Kejari Jepara,1,Kejari Mojokerto,1,Kejari MoU,2,Kejari Penerangan Hukum,1,Kejari Raih Penghargaan dan Apresiasi,1,Kejari Raih Predikat WBK dan WBBM,1,Kejari Restorative Justice,3,Kejari Vaksinasi,1,Kejat,1,Kejati,322,Kejati DKI,12,Kejati DKI Jakarta,4,Kejati DKI Jakarta Pindahan Sementara,1,Kejati Kalimantan,1,Kejati Kalimantan Tengah,4,Kejati Restoratif Justice,1,Kejati Sumatra,1,Klarifikasi Acara Halal Bi Halal,1,Komunisme,1,Korupsi,3,Korupsi Ekspor CPO,1,Kudus,1,Kunjungan Kerja di Sulawesi Utara,1,Kunjungan Ketua Parfi Anwar Fuady,1,kunjungan sidak pasar tradisional,1,Kunker Jaksa Agung,1,Lawyer Terbaik 2019,1,Mamuju,1,Masyarakat Dukung Kejagung Kerjar Aset para Koruptor Minyak Goreng,1,Minyak Goreng,1,MPR,1,Nasional,3,NTT,3,Opini,7,Pasca Pelonggaran Masker,1,Pembinaan,121,Pembubaran PT,1,Pembukaan PPPJ Angkatan 79 Gelombang I tahun 2022,1,Penanganan kasus ayah perkosa anak kandungya sendiri,1,Penanganan Kasus Pencabulan,1,Penanganan Perkara Mafia Tanah,1,Penanganan Tipikor,4,Penerangan Hukum,1,penetapan tersangka Korupsi,2,Pengadilan Negeri Jakarta,3,Pengadilan Negeri Soe,1,Pengamat,2,Penggeledahan Terkait Kasus Mafia Tanah,2,Penghargaan bergengsi,1,Penyidik Koneksitas Jampidmil,1,Penyidik Pidsus Periksa Saksi Dugaan Korupsi Minyak Goreng,1,Perayaan Paskah Nasional 2022,2,pidsus,6,PP-KBPA,2,Printahkan jajarannya untuk Eksekusi Perkara Lama,1,Program BPJS Ketenagakerjaan,1,Pulang Pisau Launching Aplikasi Simalsiltan,1,Restoratif Justice,1,Restorative Justice,1,Serang,2,Setelah Libur Cuti Lebaran.,1,Sulawesi,2,Sulbar,1,Terima Penghargaan,1,Tim Tabur Berhasil Tangkap Buronan,3,Tim Tabur Tangkap terpidana korupsi,1,Tipikor,1,Webinar,1,
ltr
item
Adhyaksa Foto Indonesia: Kajari Pulang Pisau Sosialisasi dan Penerangan Hukum tentang Pengelolaan Alsintan di Kawasan Food Estate
Kajari Pulang Pisau Sosialisasi dan Penerangan Hukum tentang Pengelolaan Alsintan di Kawasan Food Estate
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEidnrLFsvvDuwqPLlt_HL-CKxNUSiBQKx3TVScJ4fYcd-MgBs9npre3uXdYqAnDAebVOkQq7zJXXqRsaOBevnlSl_LrX0HnqE9fCTxuevHw7UAp2kdQPYPVKmbsWB_l-sca54M3cciHV7OpxQp3w0NGSeO2Kh6Rc1AXeMjrMQX1EqnlXSl_5cnQ7w3xbg=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEidnrLFsvvDuwqPLlt_HL-CKxNUSiBQKx3TVScJ4fYcd-MgBs9npre3uXdYqAnDAebVOkQq7zJXXqRsaOBevnlSl_LrX0HnqE9fCTxuevHw7UAp2kdQPYPVKmbsWB_l-sca54M3cciHV7OpxQp3w0NGSeO2Kh6Rc1AXeMjrMQX1EqnlXSl_5cnQ7w3xbg=s72-c
Adhyaksa Foto Indonesia
https://www.adhyaksafoto.com/2022/02/kajari-pulang-pisau-sosialisasi-dan.html
https://www.adhyaksafoto.com/
https://www.adhyaksafoto.com/
https://www.adhyaksafoto.com/2022/02/kajari-pulang-pisau-sosialisasi-dan.html
true
2664356013026497916
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy