BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4


Antisipasi Kasus Penyakit pada Hewan Kurban Idul Adha 1441,Badiklat Datangkan Dokter Hewan Pastikan Daging Layak Konsumsi

Daging hewan qurban siap di kemas dalam kotak besek untuk di bagikan kepada warga yayasan yatim piatu  dan pegawai Badiklat Kejaksaan RI. ...

Daging hewan qurban siap di kemas dalam kotak besek untuk di bagikan kepada warga yayasan yatim piatu  dan pegawai Badiklat Kejaksaan RI.



JAKARTA- Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI melalui Masjid Al-Hukama menyalurkan 5 Sapi dan 4 Kambing untuk diqurbankan pada peringatan hari raya Idul Adha 1441 Hijriah,penyembelihan dan pemotongan hewan kurban di lakukan di halaman Badiklat Kejaksaan,Ragunan,Jakarta Senin ( 3/8/2020 )

Kemudian daging di potong potong dan di kemas dalam 850 kantong besek ( kotak dus ) daging untuk dibagikan kepada warga sekitar Kelurahan Ragunan,petugas kebersihan gedung, petugas kebersihan taman ( pekerja outsourcing -red ) dan tenaga honorer serta pegawai diligkungan Badiklat Kejaksaaan.
Kabadiklat Kejaksaan RI, Tony Spontana ( tengah ) di dampingi Ketua IAD bidang Badiklat beserta ibu ibu pengurus IAD,foto di ambil usai menyaksikan pemotongan ( penyembelihan ) hewan qurban di komplek Badiklat Kejaksaan RI,Ragunan, Senin ( 3/8/2020 )

Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Tony T Spontana di dampingi Ketua Panitia kurban Wisnu Prabanggoro yang juga Kasubang Umum Badiklat mengatakan penyaluran daging qurban di tengah pandemi Covid-19 ini dibagikan kepada warga sekitar dan yayasan yatim piatu.

"Jadi qurban ini kami salurkan ke 2 RW dan yayasan yatim piatu serta pegawai di wilayah lingkungan Badiklat. Hewan qurban berasal dari pegawai dan para hamba Allah," kata Kabadiklat Tony Spontana bersama Wisnu di temui ditengah penyembelihan qurban.

Kata dia, dari sekian sapi yang disembelih, ada satu ekor sapi berukuran besar dengan berat hampir 1 ton, dengan jenis sapi limosin.
Dua Dokter Hewan tengah meneliti dan mengambil sampel daging hewan qurban untuk di periksa,guna mengetahui daging bebas dari penyakit dan layak di konsumsi.

Sebelum di salurkan kepada warga yang berhak menerima daging kurban tersebut,pihak Badiklat telah mendatangkan dokter hewan dari Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta guna untuk mengantisipasi terjadinya kasus penyakit dan untuk menentukan daging kurban layak di konsumsi.

"Untuk menjamin keamanan daging kurban akan dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan" ucapnya

"Hasil pemeriksaan oleh dokter hewan yang kami datangkan, semua hewan qurban sehat, tidak ada yang bermasalah. Begitu juga sapi limosin tersebut," sambungnya.

"Sebelum dan sesudah di sembelih di cek dulu sama petugas dinas kesehatan. Hasilnya semua hewan sehat," terangnya.

Sementara itu petugas dinas KPKP, yakni Dokter Hewan Elly dan Dokter Hewan Ni Luh melakukan pengecekan pemeriksaan  pada hati dari pada hewan qurban tersebut. Saat pemeriksaan mereka mengunakan protokol kesehatan dengan kelengkapan alat pelindung diri (APD).

"Setelah kami lakukan pemeriksaan tidak ditemukan ada cacing, semua sehat, dan daging hewan qurban ini layak makan," kata dokter Elly yang mengaku bekerja di Rumah Sakit Hewan Jakarta.( Muzer )




COMMENTS