Tutup Diklat Terpadu Karhutla Dan Illegal Fishing Angkatan II,Kaban Diklat Harapkan Dapat Bersinergi Antar Instansi Penegak Hukum

Kaban Diklat Kejaksaan RI,Setia Untung Arimuladi ( kiri ) menyalami peserta Diklat dari Penidik TNI Angkatan Laut seusai acara penutupan,R...

Kaban Diklat Kejaksaan RI,Setia Untung Arimuladi ( kiri ) menyalami peserta Diklat dari Penidik TNI Angkatan Laut seusai acara penutupan,Rabu ( 7/8/19 )
JAKARTA-Tuntutan Akseptasi masyarakat terhadap kinerja para penegak hokum sangat tinggi,hal tersebut harus dijawab dengan terseedianya sumber daya manusia yang tidak saja Profesioanal tetapi harus memiliki kemampuan,integritas kepribadian yang membanggakan.
Demikian disampaikan Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi saat memimpin upacara penutupan Diklat Terpadu Illegal Fishing dan Diklat Terpadu Kebakaran Hutan dan Mineral angkatan II yang berlangsung di Aula Sasana Adhika Karyya,Badiklat Kejaksaan RI,Jakarta,Rabu ( 6/8/19 ) sore.Diklat yang berlangsung selama dua minggu itu diikuti para Jaksa,Hakim,penyidik Polri,Penyidik TNI Angkatan Laut,Penyidik PNS dan Satgas 115 yang diharapkan dapat bersinergi dalam penegakan hokum.
Kaban Diklat melanjutkan,ketegasan dari seluruh Aparatur Negara dan penegak hokum secara signifikan akan berdampak pada membaiknya kinerja institusi yang pada gilirannya dapat mempercepat terwujudnya kepercayaan public ( public trust ).
“ Pemerintah telah berupaya menigkatkan sarana prasarana transportasi,pengerahan helicopter dan peralatan yang canggih serta kapal patrol untuk mengatasi Kebkaran Hutan dan Lahan dan Illegal Fishing,” ujar Untung.
Sebagaimana kita ketahui bahwa modus kejahatan Illegal Fishng lebih kompleks,lebih multinasional,dan karakter antar negaranya sangat kuat,” Berpotensi besar selalu diikuti dengan tindak pidana lain sperti perdagangan manusia,kerja paksa dan lain sebagainya,” bebernya.

Oleh karena itu sambungnya,strategi pemberantasan tindak pidana perikana khususnya dalam hal penegakan yaitu dilakukan dengan pendekatan multi rezim hokum atau dikenal dengan istilah multidoor system yaitu pendekatan penegakan hokum atas rangkaian/ gabungan tindak pidana dibidang perikanan dan tindak pidana lainnya terkait perikanan yang mengandalkan berbagai peraturan perundangan –undangan.
“ Diharapkan dapat meminimalisir peluang lolosnya pelaku kejahatan dibidang kelautan dan perikanan dan pengenaan pertanggung jwaban pidana korporasi terhadap pelaku kejahatan,” ujarnya.
Sementara para pemilik ijin pengelolaan lahan dan hutan semestinya memberikan dampak positif bagi masyarakat dan Negara.
“ Selain dampak dampak negative terhadap biodiversitas dan fungsi-fungsi ekosistem hutan,kebakaran hutan dan lahan telah menimbulkan kerugian jiwa,harta benda,masalah kesehatan,dan lebih jauh lagi mempengaruhi perekonomian nasional dan regional,” ujarnya.
Sebagaimana  diketahui bahwa perwuiudkan kesejahteraan social sudah diatur di UUD 1945 khususnya di pasal 33 ayat ke ( 4 ) yang menyatakan perekonomian nasional diselenggarakan dengan azas kekeluargaan dan prinsip berwawasan lingkungan sebagai rujukan dari UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan ( UU-Kehutanan ) dan UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang panduan dan pengelolaan lingkungan Hidup ( UU PPLH ).
“ Dengan kata lain hutan dan lahan tidak hanya memiliki fungsi lingkungan hidup,namun juga memiliki fungasi ekonomi,” ujar Setia Untung Arimuladi. ( Muzer )

COMMENTS

Name

Adhyaksa Shooting Club,1,Alumni,37,ASN,1,Badiklat,253,Hukum dan Kriminal,2,Intelijen,6,KASN,3,Kejagung,304,Kejari,211,Kejati,148,Komunisme,1,Korupsi,1,Lawyer Terbaik 2019,1,NTT,3,Opini,3,Pembinaan,72,Pengadilan Negeri Jakarta,3,Pengadilan Negeri Soe,1,Pengamat,2,Penghargaan bergengsi,1,pidsus,5,
ltr
item
Adhyaksa Foto Indonesia: Tutup Diklat Terpadu Karhutla Dan Illegal Fishing Angkatan II,Kaban Diklat Harapkan Dapat Bersinergi Antar Instansi Penegak Hukum
Tutup Diklat Terpadu Karhutla Dan Illegal Fishing Angkatan II,Kaban Diklat Harapkan Dapat Bersinergi Antar Instansi Penegak Hukum
https://1.bp.blogspot.com/-hAwRPjf7jFo/XUv507i-kyI/AAAAAAAAV6M/khpT7J0Z01Uww2iC5RLNciP45HgLdBZ_ACLcBGAs/s640/DSC_2428%2Bcopy.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-hAwRPjf7jFo/XUv507i-kyI/AAAAAAAAV6M/khpT7J0Z01Uww2iC5RLNciP45HgLdBZ_ACLcBGAs/s72-c/DSC_2428%2Bcopy.jpg
Adhyaksa Foto Indonesia
https://www.adhyaksafoto.com/2019/08/tutup-diklat-terpadu-karhutla-dan.html
https://www.adhyaksafoto.com/
https://www.adhyaksafoto.com/
https://www.adhyaksafoto.com/2019/08/tutup-diklat-terpadu-karhutla-dan.html
true
2664356013026497916
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy