Berita Terbaru

Majelis Pengajian KBPA Ajak Jamaah Perbanyak Istighfar di Penghujung Tahun Hijriah

 

Ustaz Umar Shahab: Istighfar adalah Jalan Refleksi Diri dan Meraih Rahmat Allah



JAKARTA – Majelis Pengajian Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) kembali menggelar pengajian rutin bulanan yang diikuti para purnawirawan dan keluarga besar Adhyaksa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Sasana Adhi Karyya Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026), menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus melakukan refleksi diri menjelang berakhirnya tahun Hijriah.

Pengajian yang pada bulan Juni 2026 diselenggarakan oleh Jamaah KBPA Badiklat tersebut mengangkat tema “Nilai Amal Perbuatan di Sisi Allah” dengan menghadirkan penceramah Ustaz Umar Shahab.

Dalam tausiahnya, Ustaz Umar Shahab mengajak seluruh jamaah menjadikan bulan Zulhijah sebagai waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Menurutnya, salah satu amalan penting yang harus diperbanyak adalah istighfar atau memohon ampun kepada Allah SWT.

“Kalau kita berbuat kebaikan, usahakan agar seolah-olah tidak berbuat apa-apa. Namun ketika melakukan kesalahan, segeralah meminta ampun kepada Allah SWT dengan beristighfar. Bahkan, istighfar tetap baik dilakukan meskipun kita merasa tidak melakukan kesalahan,” ujarnya di hadapan para jamaah.

Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberikan teladan yang luar biasa dalam hal memohon ampun kepada Allah SWT. Meski memiliki sifat maksum atau terjaga dari perbuatan dosa, Nabi Muhammad SAW tetap memperbanyak istighfar setiap hari.

“Nabi Muhammad SAW tidak pernah melakukan dosa karena beliau adalah nabi yang maksum. Namun demikian, beliau tetap beristighfar kepada Allah lebih dari 70 kali bahkan hingga 100 kali dalam sehari. Ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua untuk senantiasa merendahkan diri di hadapan Allah SWT,” tutur Umar Shahab.

Selain mengingatkan pentingnya istighfar, ia juga mengajak jamaah untuk senantiasa memanjatkan doa-doa yang baik serta menutup doa dengan kalimat ‘birohmatika yaa arhamar raahimiin’ sebagai bentuk pengharapan atas rahmat dan kasih sayang Allah SWT.

“Segala sesuatu kita kembalikan kepada Allah SWT. Kita memohon rahmat-Nya dalam setiap urusan kehidupan. Keyakinan seperti inilah yang harus terus kita pelihara,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Majelis Pengajian KBPA, M. Salim, bersama seluruh jamaah turut memanjatkan doa bagi para anggota keluarga besar Adhyaksa yang telah berpulang.

Dalam kesempatan tersebut, jamaah secara khusus mendoakan almarhum Andi Syarifuddin dan almarhum Muhadi Baman serta para almarhum dan almarhumah lainnya agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kita doakan semoga Bapak Andi Syarifuddin, Bapak Muhadi Baman, serta seluruh almarhum dan almarhumah wafat dalam keadaan husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, serta diampuni segala khilaf dan kesalahannya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ujar M. Salim yang diamini seluruh jamaah.

Pengajian berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, khidmat, dan sarat nilai spiritual. Selain menjadi wadah mempererat silaturahmi antaranggota KBPA, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan meningkatkan kualitas keimanan para purnawirawan Adhyaksa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum KBPA Nur Rochmad, Ketua III KBPA Loeke Larasati, Penasehat Majelis KBPA Suhadibroto, Herry Chaeruddin, serta Zaidan Asnawi bersama para anggota KBPA lainnya.

Adapun pengajian bulanan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026, dengan Jamaah Pengajian Jati Mulya, Bekasi, sebagai penyelenggara. Kegiatan tersebut diharapkan kembali menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan ketakwaan keluarga besar purnawirawan Kejaksaan RI. (Muzer)

 

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment